Breaking News

Usai Kisruh Krimea, Amerika Serikat dan Ukraina Latihan Militer Dilaut Hitam

Usai Kisruh Krimea, Amerika Serikat dan Ukraina Latihan Militer Dilaut Hitam

RUANGBERITA.CO | Jakarta - Negara adidaya (Amerika Serikat) itu melakukan latihan militer gabungan dilaut hitam bersama dengan negara Ukraina pada hari senin (28/6/2021) kemarin.

Latihan tersebut diadakan seekitar sepekan setelah kejadian kapal perang milik inggris berlayar didekat Krimea yang kemudian membuat Rusia geram.

Menurut laporan AFP, latihan itu melibatkan kurang lebih 5.000 personel angkatan militer dari sekitar 30 negara.

Latihan tersebut memakan waktu selama dua pekan dengan melibatkan 30 unit kapal perang, juga termasuk penghacur rudal USS Ross.

Oleksiy Neizhpapa, komandan angkatan laut negara Ukraina menyatakan bahwa latihan ini akan mengirimkan “pesan kuat untuk menjaga stabilitas dan perdamaian dikawasan,” katanya.

Akan tetapi, Rusia menyatakan “skala dan keagresifan latihan itu tak berkontribusi apapun terhadap keamanan dikawan laut hitam tersebut,”.

Deklarasi angkatan bersenjata Rusia pun yang dilakukan tepat di Wina mendesak negara yang kerap dijuluki paman sam itu untuk segera menunjukkan transparasi dan menarik persenjataan, amunisi, dan juga peralatan dari Ukraina paska latihan itu selesai.

Amerika Serikat dan negara Ukraina mengadakan latihan gabungan itu tepat sepekan setelah kapal perang Inggris (HMS Defender) dilaporkan melintas diperairan laut hitam, tepat didekat Krimea, daerah yang dikuasai oleh Rusia pada tahun 2014 lalu. []

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh