Breaking News

Ungkap Kasus Perampokan Bersenjata, Polres Aceh Timur Kembali Temukan Dua Senjata Api

Ungkap Kasus Perampokan Bersenjata, Polres Aceh Timur Kembali Temukan Dua Senjata ApiFoto: Dok. Humas Polres Aceh Timur

RUANGBERITA.CO | Idi Rayeuk - Anggota Opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur kembali menemukan dua senjata api (senpi) jenis FN dan Revolver yang digunakan pelaku dalam aksi perampokan toko pakaian di Desa Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu, 31 Oktober 2021 lalu.

"Dua senpi itu ditemukan pada Jumat, 12 November 2021 sekira pukul 21.30 WIB di rumah MU kawasan Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, kemarin.

Temuan dua senpi itu, kata Kapolres, merupakan hasil pengembangan dari keterangan pelaku MH kepada penyidik.

"Berdasarkan keterangan pelaku MH bahwa senpi tersebut saat ini dititipkan kepada kawannya (MU)," katanya.

Lihat juga: Polisi Buru Pelaku Perampokan Bersenjata Api Toko Pakaian di Aceh Timur, Kapolres Minta Masyarakat Tidak Khawatir

Menindaklanjuti keterangan tersebut, lanjut Kapolres, pihaknya mendatangi rumah MU namun saat petugas datang MU tidak sedang berada di rumahnya.

"Kita lakukan penyisiran di sekitar rumah dan kita temukan dua senpi beserta 10 butir peluru aktif yang disimpan dalam kantong plastik hitam yang diletakkan di sebuah speaker rusak," terang AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat.

"Dengan ditemukannya dua senpi itu, maka polisi sudah berhasil mengantongi tiga senjata api dengan rincian dua senpi jenis FN dan satu senpi jenis Revolver," pungkasnya.

Lihat juga: Viral, Aksi Pencuri Toko Swalayan di Aceh Timur Terekam CCTV

Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan bersenjata yang dilakukan oleh para pelaku terjadi pada Minggu, 31 Oktober 2021 lalu.

Mereka menyantroni sebuah toko pakaian milik Z yang berada di Desa Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, mereka juga berhasil menganggasak uang tunai sebesar Rp 140 juta dari kasir toko tersebut.

Aksi perampokan tersebut sempat viral lantaran terekam kamera pengawas CCTV dan sempat tersebut di media sosial.

Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap tuntas kasus perampokan tersebut.

Editor: