Breaking News

Terima Pengampunan Myanmar, Nelayan Aceh Timur Dipulangkan

Terima Pengampunan Myanmar, Nelayan Aceh Timur Dipulangkan
KBRI di Myanmar melakukan diplomasi untuk memohon pengampunan bagi nelayan asal Aceh, beberapa waktu lalu. (Foto: Antara)

RUANGBERITA.CO | Jakarta - Seorang nelayan asal Aceh Timur yang ditangkap otoritas Myanmar atas tuduhan pencurian ikan pada 6 November 2018 lalu, kini telah dibebaskan.

Nelayan tersebut bersama belasan nelayan lainnya mendapatkan pengampunan dari pemerintah Myanmar.

Bupati Aceh Timur Hasballah mengatakan pengampunan nelayan yang bernama Jamaluddin itu didapatkan melalui diplomasi.

"Pengampunan diberikan setelah pemerintah melalui KBRI dan Kemenlu RI melakukan diplomasi. Akhirnya, Pemerintah Myanmar memberikan pengampunan kepada nelayan Aceh Timur tersebut," kata Hasballah.

KBRI di Yangon menyampaikan nota diplomatik mengenai permohonan pengampunan menjelang peringatan hari besar di Myanmar karena ampunan biasanya diberikan menjelang peringatan hari besar di negeri seribu pagoda tersebut.

Hasballah juga menyatakan bahwa awalnya KBRI melakukan pendekatan dengan otoritas Myanmar untuk membebaskan nelayan Aceh. Hasilnya, nelayan tersebut diizinkan untuk kembali ke tanah air.
"KBRI akhirnya menerima informasi persetujuan ampunan Jamaluddin pada 15 April 2021. Pemulangan atau repatriasi dilaksanakan sesuai ketentuan imigrasi Myanmar," ungkapnya.

Jamaluddin sendiri merupakan nakhoda kapal nelayan KM Bintang Jasa, ia bersama 15 anak buah kapal (ABK) yang ditangkap otoritas Myanmar dan dihukum lima tahu dan dua tahun untuk pelanggaran keimigrasian Myanmar serta didenda 4,7 juta rupiah sesuai keputusan pengadilan Myanmar 28 Februari 2019

Setelah ditahan sekitar dua tahun lamanya, akhirnya Jamaluddin dipulangkan melalui penerbangan Bandara Soekarno Hatta, Banten pada 26 April lalu.

Namun, Jamaluddin tidak diperbolehkan pulang ke daerah asalnya, ia harus dikarantina selama lima hari di Jakarta sebelum akhirnya dipulangkan ke provinsi yang terletak di ujung barat Indonesia itu.

"Setelah selesai karantina nantinya Jamaluddin akan diserahkan ke kantor penghubung pemerintah Aceh di Jakarta, sebelum dipulangkan Jamaluddin menjalani tes Covid-19", pungkasnya []

Editor:
Selamat Hari Raya Diskominfo Aceh
Iklan Bank Aceh Selamat Hari Raya
Iklan Pemkab Pijay
Selamat Hari Raya Sekda Aceh