Breaking News

Tentara Sri Lanka Diselidiki Usai Postingan Paksa Warga Muslim Berlutut di Jalan

Tentara Sri Lanka Diselidiki Usai Postingan Paksa Warga Muslim Berlutut di Jalaninternational.sindonews.com
Warga minoritas muslim diperintahkan untuk duduk di jalan.

RUANGBERITA.CO | Jakarta – Setelah viral postingan media sosial yang menunjukkan sejumlah tentara memaksa warga minoritas Muslim untuk berlutut di jalanan sebagai hukuman karena melanggar aturan lockdown Covid-19, militer Sri Lanka lakukan penyelidikan.

Dikutip dari AFP, dalam postingan itu menunjukkan tentara bersenjata Sri Lanka memerintahkan warga sipil Muslim untuk mengangkat tangan mereka ke atas sambil berlutut di jalanan kota Eravur, berjarak 300 kilometer sebelah timur ibu kota Kolombo, Sri Lanka, Rabu (23/6/2021).

Masyarakat setempat menganggap perintah semacam itu merendahkan serta mempermalukan korban. Sedangkan otoritas setempat mengakui bahwa tentara-tentara itu tidak berhak untuk menjatuhkan hukuman tersebut.

Saat insiden itu terjadi, para korban dikatakan sedang dalam perjalanan kedua restoran untuk membeli makanan.

"Investigasi awal Polisi Militer telah dimulai setelah foto-foto tertentu yang menjadi viral menggambarkan dugaan pelecehan di area Eravur," pernyataan dari militer Sri Lanka.

Dikatakan juga bahwa pemimpin yang bertanggung jawab telah dimutasi dan tentara-tentara yang terlibat diperintahkan untuk meninggalkan kota.

"Militer akan mengadopsi tindakan disipliner terhadap semua personel militer yang bersalah," sambung pihak militer tersebut.

Saat ini Sri Lanka diketahui tengah berada di bawah lockdown selama sebulan untuk mengatasi gelombang ketiga Corona. Jumlah kematian akibat Corona mengalami kenaikan hingga lebih dari empat kali lipat, menjadi 2.531 orang, sejak pertengahan April lalu. []

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh