Breaking News

Status DPO Dikeluarkan, Pria yang Mengaku Jadi Nabi Ke-26 akan Dideportasi dari Jerman

Status DPO Dikeluarkan, Pria yang Mengaku Jadi Nabi Ke-26 akan Dideportasi dari Jerman
Pelaku penistaan agama yang mengaku menjadi Nabi ke-26.

RUANGBERITA.CO | Jakarta - Kepolisian Indonesia menetapkan Jozeph Paul Zhang (JPZ) dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus penistaan agama lantaran mengaku dirinya adalah nabi ke-26.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, saat ini JPZ tidak sedang berada di Indonesia, sehingga status DPO tersebut akan diserahkan ke Interpol
 
Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan permohonan tersebut akan segera diproses.

“Permohonan red notice akan segera diproses oleh sekretariat NCB Indonesia melalui kantor pusat Interpol di Lyon, Prancis,” ungkapnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).
 
Ahmad menjelaskan untuk menahan tersangka itu, Polri harus melalui proses panjang dan membutuhkan waktu sekitar sepekan dimulai dari penerbitan red notice hingga penahanan.

Apabila red notice telah dikeluarkan, JPZ akan dideportasi dari Jerman. Akan tetapi, saat ini hal tersebut masih dalam koordinasi kepolisian di Berlin, Jerman.
 
“Bisa dideportasi oleh KBRI Berlin di Jerman. Dan tentunya penyidik bisa menjemput ke sana,” kata Kombes Pol Ahmad.
 
Selanjutnya, penyidikan akan dilakukan Set NCB Interpol Indonesia yang ada di Jerman. 
 “Sekali lagi kita tunggu saja karena proses yang dilakukan oleh penyidik itu tidak langsung tetapi melalui Set NCB Interpol Indonesia dan dikomunikasikan langsung ke Interpol yang ada di Kota Lyon Prancis, itu mekanismenya,” ujarnya lagi.
 
Sedangkan terkait informasi bahwa JPZ telah menjabut kewarganegaraan Indonesia adalah tidak benar. Polri memastikan pria dengan nama asli Shindy Paul Soerjomoeljono itu merupakan WNI.
"Sejak 2017 sampai 2021 tidak ada pencabutan kewarganegaraan Indonesia. JPZ atau SPS masih WNI," pungkasnya .[]

Editor:
Iklan Pemkab Pijay
Gubernur Hardiknas
Hari Pendidikan Nasional Disdik Aceh