Breaking News

Soal Kepindahan Tiga Kader Partai PAN Menuju NasDem, Begini Kata Kader PAN Aceh

Soal Kepindahan Tiga Kader Partai PAN Menuju NasDem, Begini Kata Kader PAN Aceh

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Ketua Badan Hukum dan Advokasi DPW PAN Aceh Rahmad Saputra mengatakan fenomena kader partai politik pindah ke partai politik lain saat pemilu bukan hal baru.

Menurut dia, perpindahan beberapa kader partai PAN yang beralih ke partai NasDem tidak mencerminkan ada persoalan di tubuh partai tersebut, sampai hari ini PAN masih solid.

"Sampai hari ini kondisi internal PAN Aceh dibawah kepemimpinan Mawardi Ali tidak ada masalah apapun, artinya internal PAN Aceh masih solid," kata Rahmad Saputra saat dimintai tanggapan RUANGBERITA.CO, Sabtu (20/11/2021).

Lihat juga: Gantikan Nahrawi Noerdin, Muslim Ayub Jadi Sekretaris Partai NasDem Aceh

Kata Rahmad, dalam politik itu datang dan perginya kader di sebuah partai politi merupakan dinamika yang biasa-biasa saja.

"Karena sejak awal PAN tidak pernah mau mengintervensi visi dan misi seorang kader dalam memilih jalan politiknya," katanya.

Sambung dia, di internal PAN, ketika ada masyarakat yang memiliki visi dan misi sesuai dengan platform PAN, tentu PAN akan membuka pintu selebar-lebarnya.

"Begitu juga sebaliknya, ketika ada personal kader yang barang kali sudah tidak se-visi lagi, tentu kami di PAN akan sangat menghargai pilihan politik mereka," katanya.

"Artinya perlu kami sampaikan bahwa sama sekali tidak ada masalah di internal PAN Aceh terkait mundur nya ketiga kader kita," sambung Rahmad.

Lihat juga: Kader PAN Jabat Posisi Penting Parpol Lain, Ada Misi Apa ?

Ketua Badan Hukum dan Advokasi DPW PAN Aceh ini juga menyampaikan bahwa kepindahan ketiga kader partai politik PAN Aceh itu juga sudah sesuai aturan.

"Sejak beredarnya SK, mereka langsung berkomunikasi untuk pamit secara baik-baik kepada pak ketua, jadi mereka masuk ke partai lain itu murni karena pilihan politik dan cita-cita personal nya, bukan karena ada masalah di PAN," ujarnya.

Saat ini, kata Rahmad, PAN Aceh masih memiliki kader-kader yang luar biasa, mulai dari pengusaha, intelektual hingga tokoh hebat.

"Jadi kami yakin mereka keluar dari PAN insya Allah bukan jadi satu hal masalah," imbuhnya.

Bahkan, Rahmad juga memastikan bahwa saat ini partai PAN Aceh masih terus melakukan konsolidasi-konsolidasi pemenangan partai sampai ke pelosok Aceh dalam rangka menyambut 2024.

"Fokus PAN Aceh saat ini, sesuai arahan ketua umum adalah terus melakukan kerja-kerja politik untuk membantu dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat Aceh

"Dan target PAN Aceh hari ini, kami menang pemilu di legislatif, dan Mawardi Ali jadi gubernur Aceh," pungkas Rahmad.

Editor: