Breaking News

Sekda Aceh Sosialisasi Manfaat Vaksin ke Sejumlah Pesantren di Aceh

Sekda Aceh Sosialisasi Manfaat Vaksin ke Sejumlah Pesantren di AcehFoto Ist

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Sekda Aceh Taqwallah bersama pejabat SKPA lakukan kunjungan kerja ke sejumlah pesantren di Aceh dalam rangka sosialisasi manfaat vaksin Covid-19 kepada pimpinan pesantren.

Kunjungan ke sejumlah pesantren di Aceh tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai hari ini, Senin (4/10/2021) hingga Senin pekan depan, 11 Oktober 2021 mendatang.

"Kunjungan kerja sosialisasi vaksin kepada pimpinan dayah di daerah kita lakukan untuk mempercepat peningkatan kekebalan (imunitas) tubuh santri terhadap ancaman penularan virus Corona," kata Taqwallah kepada RUANGBERITA.CO, Senin (4/10/2021).

Lanjut Sekda Aceh menjelaskan, jadwal kunjungan sosiasilasi vaksin kepada pimpinan dayah pada hari ini ada di tiga daerah yaitu, Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur. kemudian berlanjut pada hari berikutnya di Bireuen, Aceh Utara, dan Lhokseumawe.

"Kemudian rabu, dilanjutkan ke Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Begitu juga dengan hari selanjutnya ke beberapa daerah lain," ungkap Taqwallah.

Menurutnya, virus corona itu berkembang dari manusia ke manusia lainnya sehingga untuk menghentikannya ialah dengan menggunakan vaksin.

“Setelah kita divaksin, daya tahan tubuh meningkat, sehingga jika ada virus yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan hidung, ada yang melawannya yaitu cairan vaksin yang pernah disuntikkan ke dalam tubuh kita,” kata dia.

Pengetahuan ini, kata Taqwallah, perlu disampaikan kepada pimpinan pesantren agar mereka mau menerima vaksinasi kepada para santrinya untuk meningkatkan imunitas lingkungan dayah.

Orang yang sudah divaksin, lanjut Taqwallah, imunitas atau kekebelan tubuhnya terhadap serangan virus Corona menjadi naik.

“Kalaupun dia sakit karena terpapar virus corona, sakitnya tidak parah, setelah minum obat anticovid-19 dan makan berbagai jenis vitamin, serta istrahat yang cukup, tubuh dan badannya kembali sehat,” kata dia.

Sementara itu, Kadinkes Aceh, dr Hanif yang dimintai penjelasannya mengatakan, sampai posisi 1 Oktober 2021, jumlah anak sekolah dan santri dayah yang sudah divaksin I sekitar 114.127 orang dan vaksin II sekitar 9.334 orang.

"Melihat jumlah anak sekolah dan santri yang divaksin I baru sebesar 19,77 persen yang masih sangat rendah, maka Pemerintah Aceh mulai minggu pertama Oktober 2021 melakukan kunjungan ke sekolah dan pesantren," pungkas Kadinkes Aceh.