Breaking News

Saat Semesta Membentuk Sukma Menjadi Selebgram

Saat Semesta Membentuk Sukma Menjadi Selebgram

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh - 
Berkulit putih plus memiliki mata yang indah membuat perempuan asal Aceh Timur itu kelihatan menawan. Ditunjang dengan style yang kekinian membuat kecantikan dara kelahiran tahun 1998 ini semakin sempurna.
“Sukma bang,” ucapnya seraya menangkup tangan sebatas dada tanda perkenalan diri kepada Ruangberita saat dijumpai disalah satu Café dikawasan Pango, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Senin, 31 Mei 2021.

Meskipun terlihat sedikit nervous, Sukma bersedia membagikan ceritanya kepada media ini. Dia menceritakan awal mula menggunakan media social sekitar 4 tahun lalu, khususnya Instagram, yang saat ini tembus ratusan ribu.

“Saat itu follower saya tidak seperti sekarang bang, masih sedikit,” ujar Sukma.

Berbarengan berjalannya waktu, pengikutnya terus bertambah seiring kian aktifnya Sukma memposting foto berbagai aktifitas kesehariannya di Instagram. Terhadap capaian itu, Sukma mengaku tidak menyangka banyak warga net yang menjadi followernya.

“Tidak menyangka saja bang, soalnya kan banyak tuh selebgram lainnya yang lebih dari Sukma,” jelasnya tersipu.

Saat ditanya soal tips meningkatkan jumlah pengikut, dia mengaku tidak memiliki ‘sesuatu’ yang diusaha untuk ditonjolkan. Kadang kala, terbersit tanya dibenak Sukma soal jumlah followernya yang telah ratusan ribu itu, namun diakui olehnya hingga saat ini tidak memperoleh jawaban.

“Bingung juga ya bang. Soalnya Sukma tidak pernah membranding diri. Paling aktif saja memposting foto aktifitas keseharian dan mereview produk kecantikan yang saya gunakan. Itu saja bang,” terang dia.

Menjadi selegram tidak terlepas dari aspek kesempurnaan fisik yang dimiliki. Mengomentari hal tersebut, Sukma menyebutkan kecantikan merupakan sesuatu yang relatif. Menurutnya, yang paling penting adalah kecerdasan secara intelektualitas.

“Mungkin bagi si A, saya cantik. Tapi, bagi pihak lain, ketika menganggap saya tidak cantik kan tidak bisa dibantah juga. Karena itu, soal cantik itu adalah relatif,” ucapnya diplomatis.

Peningkatan jumlah follower di Instagram nya yang kian pesat secara alami, membuat sejumlah perusahaan mulai ‘meliriknya’ untuk mengendorse produk mereka. Kadang kala ada pihak perusahaan yang menghubunginya untuk mereview produk milik mereka. Saat pertama sekali mendapat pekerjaan tersebut, selegram yang memiliki 207 ribu follower itu mengaku sangat senang.

“Asyik kan bang, hobi yang kita lakukan menghasilkan pemasukan dan pendapatan,” tukas Sukma sumringah.
Hingga saat in Sukma menjadi Brand Ambassador (BA) dari sebuah produk kecantikan “Vaneela beauty”.

Ketika disinggung soal tarif endorse, Sukma tersenyum. Perempuan yang memiliki tubuh semampai itu terkesan enggan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan

“Rahasia saja lah ya bang. Kalau ada yang ingin endorse produk, silahkan hubungi nomor dibawah ini,” ujar Sukma berkelakar sembari memainkan jemari layaknya bintang iklan di televisi.

Sebagai seorang selegram. Sukma mengaku sering mendapat Direct Messengger (DM) dari followernya. Menyikapi hal tersebut, Sukma mengaku berusaha untuk dapat membalas pesan dari pengikutnya.

“yah, macam-macam bang. Ada yang sekedar ingin berkenalan, sampai ada yang menanyakan soal tips kecantikan. Sukma berusaha seramah mungkin saja. Kalau ada yang bisa dijawab, ya Sukma jawab. Kalau sedang sibuk atau tidak penting dibalas, ya Sukma abaikan saja,” ujar gadis yang memiliki hobi memasak itu.

Selain disibukkan dengan sejumlah aktifitas endorse dan review sejumlah produk, Sukma juga menjelaskan dirinya saat ini sedang fokus menyelesaikan studinya pada Prodi Bahasa Inggris FKIP USK.

“Sudah hampir selesai, jadi harus fokus juga kan bang. Studi itu penting untuk masa depan,” tandas perempuan cantik yang bercita-cita menjadi pramugari itu.

Kepada follower dan teman-teman milenial, ditengah kondisi pandemi ini Sukma menitipkan pesan untuk selalu mawas diri terhadap penyebaran virus Corona yang sedang mewabah. Menurut dia, anjuran pemerintah tentang Protokol Kesehatan harus selalu diingat dan diterapkan dengan baik.

“Jaga imunitas tubuh. Selalu menggunakan masker, hindari keramaian, jaga jarak dan juga selalu mencuci tangan dengan sabun. Penyebaran Covid-19 sedang meningkat saat ini. Kita tidak tahu siapa diantara kita yang telah terinfeksi. Dengan penerapan Prokes yang baik dan disiplin, setidaknya kita telah menjaga diri dan menjaga orang yang kita kenal yang ada disekeliling kita,” imbuh Sukma.