Breaking News

Rencana Revisi Qanun Jinayat, KPPAA Apresiasi DPRA

Rencana Revisi Qanun Jinayat, KPPAA Apresiasi DPRAIlustrasi

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh - Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Aceh (KPPAA), Firdaus D Nyak Idin,  menyambut baik dan mengapresiasi pernyataan Ketua Komisi I DPRA, Muhammad Yunus M. Yusuf, yang menyebutkan akan merevisi Qanun Jinayah agar memiliki perspektif Perlindungan Anak.

"KPPAA sangat yakin dalam waktu dekat kawan-kawan LBH Banda Aceh dan Kontras Aceh akan segera mengirimkan hasil kajian revisi Qanun Jinayat tersebut," ujar Firdaus kepada media ini, Minggu, 20 Juni 2021.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, LBH Banda Aceh dan Kontras Aceh sejak akhir tahun 2020 lalu, telah mempersiapkan policy brief terkait revisi Qanun Jinayat. Dia pun berharap hasil kajian itu secepatnya dapat segera diterima DPRA.

"Intinya, revisi yang dilakukan adalah hanya revisi minor dan skala kecil. Hanya khusus untuk sekitar 6 pasal terkait Kekerasan Seksual terhadap Anak. Revisi tak akan mengurangi jumlah jarimah, tidak juga mengurangi peran Mahkamah Syariah (MS), tapi memperkuat Qanun dan peran MS pada selain kasus kekerasan seksual terhadap anak," jelas Firdaus.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyebutkan KPPAA juga terlibat intens dalam kajian yang dilakukan LBH Banda Aceh dan Kontras Aceh.

"KPPAA berharap hasil kajian ini bisa segera direalisasi di DPRA dan diterapkan oleh aparat penegak hukum di semua tingkatan. Sehingga tak terjadi lagi dualisme hukum terkait perlindungan Anak," harap Firdaus.

"Sehingga Aceh bisa lebih fokus membangun Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak yang lebih komprehensif dan progresif," tambah Firdaus sekaligus menutup keterangannya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) akan mencabut beberapa poin dalam Qanun Jinayat. Hal itu dilakukan karena semakin maraknya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. 

"Jadi akan cabut mungkin beberapa poin, dengan kita duduk bersama dengan Ketua Banleg, LBH dan Kontras," kata Ketua Komisi I DPRA, Muhammad Yunus M. Yusuf, Jumat (18/6), seperti yang dinukil dari AJNN hari ini.

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh