Breaking News

Ratusan Ulama Aceh Bakal Adakan Silaturahmi Akbar di Banda Aceh, Ada Apa?

Ratusan Ulama Aceh Bakal Adakan Silaturahmi Akbar di Banda Aceh, Ada Apa?

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Ratusan ulama dari seluruh Aceh rencananya akan melaksanakan Silaturahmi Akbar di Banda Aceh yang bakal digelar dari tanggal 10 hingga 11 November 2021 mendatang.

Hal ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Panitia Silaturahmi Akbar Ulama se-Aceh Teungku Umar Rafsanjani, pada Senin, 8 November 2021 kemarin.

Ia mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut tahun politik yang semakin dekat dan pertemuan itu mengusung tema 'Peran Ulama dalam Perbaikan Politik di Aceh'.

“Maksimal ada 400 ulama yang bakal hadir pada gelaran Silaturahmi Akbar ulama se-Aceh nanti,” kata Teungku Umar Rafsanjani.

Menurut Teungku Umar Rafsanjani, pertemuan itu rencananya akan dihadiri sejumlah ulama kharismatik Aceh, ulama muda serta alumni dayah dan universitas di Aceh.

“Ada beberapa ulama kharismatik seperti Abu Kuta Krueng, Waled Husaini Seulimeum, Waled Nu, Abu Langkawie dan beberapa ulama kharismatik lainnya yang telah mengonfirmasi untuk datang,” ujar Teungku Umar Rafsanjani.

Sementara itu inisiator gelaran silaturahmi akbar, Tgk Muhammad Yusuf A Wahab atau lebih akrab Tusop Jeunieb, mengatakan meskipun dalam pertemuan tersebut akan membicarakan politik, tetapi dirinya memastikan tidak akan membahas soal satu partai politik ataupun wacana mendirikan partai politik.

Ia mengatakan bahwa kehidupan masyarakat Aceh sekarang ini masih banyak yang tidak sejahtera, tentunya ini tidak terlepas dari perpolitikan yang terjadi.

"Politik itu tentang kekuasaan dan bagaimana kekuasaan itu bisa menyejahterakan warganya sesuai dengan yang disyariatkan dalam Islam," ujar pria yang juga merupakan Ketua Himpunan Ulama Daya Aceh (HUDA).

Oleh karena itu, dalam pertemuan itu, Tusop Jeunieb berharap bahwa para ulama dapat memberikan masukan bagaimana sebenarnya berpolitik dalam islam.

“Islam itu rahmat bagi seluruh alam. Karenanya politik dalam Islam juga harus bisa menjadi rahmat untuk seluruh umat, dalam hal ini dapat menyejahterakan seluruh warganya. Karena itu dalam pertemuan nanti diharapkan ulama-ulama kita dapat memberikan masukan bagaimana seharusnya berpolitik yang menyejahterakan umatnya,” pungkasnya.

Editor: