Breaking News

Polres Bireuen Berhasil Meringkus 5 Pelaku Sindikat Curanmor, 9 Unit Sepmor Hasil Curian Berhasil Disita

Polres Bireuen Berhasil Meringkus 5 Pelaku Sindikat Curanmor, 9 Unit Sepmor Hasil Curian Berhasil Disita

RUANGBERITA.CO | Bireuen - Satreskrim Polres Bireuen berhasil meringkus pelaku sindikat curanmor di wilayah hukum Polda Aceh.

Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan delapan laporan polisi Polda Aceh, Bireuen dan Lhokseumawe, dimana kasus itu terjadi di 8 lokasi terpisah.

Kapolres Bireuen melalui Wakapolres Bireuen Kompol Adli didampingi Kasatreskrim Polres Bireuen AKP Arief Sukmo Wibowo mengatakan dari pengungkapan kasus tersebut, pihaknya berhasil meringkus lima orang pelaku beserta barang bukti.

"Berdasarkan LP tersebut kita berhasil menangkap 5 orang pelaku serta berbagai barang bukti diantaranya sepeda motor, kunci sepeda motor dan paket kecil narkotika jenis Sabu seberat 7,12 gram," kata Kompol Adli dalam konferensi pers, kemarin.

Dia menjelaskan, dalam melakukan aksinya para komplotan pelaku kasus pencurian melakukan pemantauan terhadap korban yang memarkirkan sepmor dengan kunci tergantung di lubang kunci, mereka diamankan dalam waktu dan lokasi yang berbeda.

"Saat korban lengah, mereka langsung beraksi dengan membawa kabur sepeda motor tersebut," katanya.

Kata Kompol Adli, dari kelima pelaku yang berhasil diamankan dua diantaranya merupakan warga Sumut yang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan.

"Dua dari lima pelaku ini warga Sumut, yakni PPS (19) dan AR (20). Mereka melakukan pencurian dengan kekerasan," ujarnya.

Sedangkan tiga pelaku pencurian lainnya yakni ABR (29), FR (34), dan HZ (42) yang merupakan warga Kecamatan Kota Juang.

"Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan sembilan unit sepmor dengan berbagai jenis," katanya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan, kelima pelaku kini diamankan di Mapolres Bireuen.

"Tersangka PPS dan AR kita sangkakan pasal 338 Sub 340 dan 365 yo 55 KUHPidana dengan ancaman 20 tahun penjara atau seumur hidup dan hukuman mati, sedangkan ABR, FR, dan HZ kita sangkakan Pasal 363 Jo Pasal 372 dan 480 KUHPidana dengan ancaman empat tahun penjara," ujar Wakapolres.

Di sisi lain, Kompol Adli mengajak masyarakat Bireuen yang memiliki kendaraan bermotor supaya lebih berhati-hati ketika memarkirkan kendaraannya.

Editor: