Breaking News

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Prostitusi Artis Cynthiara Alona, Segini Tarifnya!

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Prostitusi Artis Cynthiara Alona, Segini Tarifnya!

RUANGBERITA.CO I Jakarta - Artis Cynthiara Alona ditangkap polisi lantaran hotel miliknya jadi tempat praktik prostitusi online.

Polisi membeberkan besaran tarif prostitusi online di Hotel Alona milik artis Cynthiara Alona dengan korban yang sebagian masih berusia di bawah umur dibendrol tarif Rp400 ribu hingga Rp 1 juta.

"Tarifnya berkisar Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta, nanti dari harga itu dibagi-bagi, misalnya jokinya berapa, hotelnya berapa, sampai si korban menerima berapa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat press rilis pengungkapan kasus eksploitasi terhadap anak di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (19/03/2021).

Dalam kesempatan itu, Polda Metro Jaya mengungkap juga telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus prostitusi yang melibatkan artis Cynthiara Alona.

Tersangka pertama dalam kasus tersebut adalah Cynthiara atas perannya sebagai pemilik hotel dan mengetahui terjadinya praktik prostitusi di hotelnya.

"Ada tiga tersangka sudah kita amankan. JumSaudari CCA pemilik hotel. CCA adalah salah satu publik figur yang mungkin teman-teman sudah tahu semuanya, dia adalah pemilik hotel langsung. Nama hotelnya nama belakang tersangka ini," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Sedangkan tersangka kedua adalah DA yang berperan sebagai muncikari dan AA atas perannya sebagai pengelola hotel yang mengetahui terjadinya praktik prostitusi. Polda Metro Jaya menggerebek Hotel Alona di Kreo, Kota Tangerang, lantaran diduga telah menyediakan layanan prostitusi.

Dalam penggerebekan tersebut  polisi mengamankan total 43 orang, namun hanya tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Ketiga tersangka ini telah resmi ditahan oleh pihak Kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Artis seksi itu telah mengungkap alasannya menjalankan bisnis prostitusi online kepada pihak kepolisian. 

“Karena pandemi Covid-19, hotel menjadi sepi. Sehingga ada peluang agar dana operasional berjalan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. 

Dari keterangan sang artis diketahui bahwa dia sebenarnya belum terlalu lama menjalankan bisnis prostitusi online.

“Menurut pengakuan yang bersangkutan hampir 3 bulan terakhir,” tutur Yusri menambahkan. 

Para tersangka dijerat pasal berlapis, salah satunya adalah dengan UU Nomor 88 tentang Perubahan UU Nomor 23 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 10 tahun penjara.

Editor:
Iklan Biro Pengadaan Barang dan Jasa
DPRK Aceh Besar Ucapan Ramadhan
Iklan Badana Pengelola Keuangan Aceh