Breaking News

Polisi Tangguhkan Penahanan Terhadap DP yang Sempat Ditetapkan Tersangka Penembakan Pos Polisi di Aceh Barat

Polisi Tangguhkan Penahanan Terhadap DP yang Sempat Ditetapkan Tersangka Penembakan Pos Polisi di Aceh Barat

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - DP warga Kabupaten Aceh Barat yang sempat ditetapkan sebagai salah satu tersangka penembakkan Pos Polisi Panton Reu mendapat penangguhan penahanan.

Hal tersebut dilakukan pihak kepolisian setelah mendapatkan beberapa fakta baru bahwa DP tidak bersalah dalam kasus penembakan tersebut.

"DP ditangguhkan karena setelah dilakukan pendalaman alibi dan motif nya secara scientific investigation," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Senin (8/11/2021) kemarin.

Atas fakta-fakta tersebut, penyidik kemudian menyimpulkan bahwa DP tidak terlibat penembakan Pos Polisi tersebut.

Lihat juga: Polda Aceh Tetapkan Satu Tersangka Penembak Pos Polisi Panton Reu Aceh Barat, Ini Penjelasannya

Sementara itu, kata Winardy, DP saat ini hanya dikenakan Undang-Undang Darurat lantaran menyimpan tiga butih peluru aktif kaliber 5,56 mm dimana peluru tersebut sama dengan yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Peluru yang disimpan DP sama dengan yang ditemukan di lokasi kejadian, maka dari itu awalnya DP ditetapkan sebagai tersangka," katanya.

Lihat juga: Lima Terduga Pelaku Penembakan Pos Polisi Aceh Barat Diamankan, Polisi Sebut Masih Dalami Alibi dan Motifnya

Saat ini, DP sudah dilepaskan kembali ke rumah dengan jaminan penangguhan dari keluarga, keuchik dan pengacaranya.

"Yang bersangkutan selama pemeriksaan juga sangat koperatif," tukas Winardy.

Lihat juga: Pos Polisi di Aceh Barat Diberondong Peluru Senjata Api oleh Orang Tak Dikenal

Sebelumnya diberitakan, Polda Aceh mengamankan lima terduga pelaku penembakan Pos Polisi Panton Reu Aceh Barat pada Minggu, 31 Oktober 2021 lalu.

Dari kelima terduga pelaku, pihak kepolisian kemudian menetapkan DP sebagai tersangka lantaran hanya alibi DP yang mengarah pada peristiwa penembakan tersebut.

Untuk motifnya, polisi sempat menduga bahwa DP merasa dendam ke pihak kepolisian yang tengah memburunya karena melakukan dugaan tindak pidana perampokan pendulang emas di Aceh Barat.

Editor: