Breaking News

Polisi Amankan Lagi Empat Penjual Chip Domino, Salah Satunya Dibawah Umur

Polisi Amankan Lagi Empat Penjual Chip Domino, Salah Satunya Dibawah Umur
Polisi menunjukkan barang bukti berupa handphone dan sejumlah uang tunai.

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto menyayangkan pelaku penjual chip online yang berhasil diamankan personel Opsnal Sat Reskrim Polresta Banda Aceh.

Pasalnya, salah satu diantara mereka adalah salah seorang pelajar dibawah umur. Penjual chip judi online tersebut berisinial MUZ (16) asal Pidie.

“Sungguh ironis, ketika kami lakukan penangkapan terhadap penjual judi online Chip Domino ditemukan sebagai bandarnya anak yang masih dibawah umur dengan status pelajar di salah satu sekolah di Aceh Besar,” ungkapnya melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha, Selasa (20/4/2021).

Sebelumnya, pada Senin (19/4/2021) malam polisi berhasil mengamankan empat pelaku transaksi chip judi online di tempat penjualan pulsa di Jalan AMD, Batoh, Banda Aceh.

Tiga pelaku lainnya adalah AFD (30) warga Simpang Tiga, ASR (29) asal Cot Teunong, Pidie dan EDI (29) warga Binjai, Sumatera Utara yang berdomisili di Gampong Batoh, Banda Aceh. 

Saat mengamankan AFD, petugas turut mengamankan uang hasil penjualan chip judi online dan ponsel pelaku.

Sedangkan ASR dan EDI diamankan di tempat penjualan pulsa yang berbeda, disekitar daerah tersebut dengan barang bukti yang sama.

"Dari kedua pelaku, juga diamankan handphone serta uang dari hasil penjualan chips domino," ungkap Ryan. 

Pelaku akan menjalani proses hukum yang berlaku.

“Jadi untuk keseluruhan barang bukti lebih kurang 100 billion chip domino dan sejumlah uang serta pelaku diamankan di Polresta Banda Aceh untuk diajukan ke Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh sebagai proses hukumnya sesuai dengan Qanun,” sebutnya lagi.

Ke empat pelaku tersebut juga akan dikenakan sanksi sesuai Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014 mengenai Hukum Jinayat.

"Untuk ke empat pelaku, dijerat dengan Pasal 20 Jo Pasal 18 jo pasal 6 ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” jelasnya.

AKP Ryan menceritakan penangkapan tersebut diawali karena adanya informasi dari warga dan petugas akhirnya berhenti di lokasi itu karena melihat ramai pengunjung yang masih muda.

“Begitu mendekat, personel melihat beberapa anak muda bukan sedang mengisi ulang pulsa, justru sedang membeli chip domino pada pelaku,” pungkasnya. []

Editor:
Iklan Pemkab Pijay
Gubernur Hardiknas
Hari Pendidikan Nasional Disdik Aceh