Breaking News

Pj Gubernur Kalimantan Selatan Rumuskan Strategi Atasi Kelangkaan LPG

Pj Gubernur Kalimantan Selatan Rumuskan Strategi Atasi Kelangkaan LPG

RUANGBERITA.CO I Kalimantan Selatan--Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal, menggelar rapat konsolidasi bersama jajarannya guna membahas persoalan kelangkaan LPG 3 Kilogram yang terjadi di beberapa wilayah di daerah yang ia pimpin, Kamis (18/2).

Rapat tersebut dihadiri oleh para Kepala Dinas terkait, jajaran Pemprov Kalsel, perwakilan Korem 101 Antasari, perwakilan Pertamina dan Hiswana Migas.

 Kelangkaan LPG 3 kilogram tersebut terjadi di beberapa kabupaten, yaitu, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.

Kondisi itu dipicu oleh keterlambatan suplai LPG dari Depo Pertamina ke daerah. Karena beberapa ruas jalan dan jembatan yang rusak dan terputus akibat banjir beberap waktu lalu. Hal ini berakibat pada lamanya perjalanan, biaya angkut dan buruh bertambah, dan menipisnya ketersedian di daerah. Faktor ini lah yang menjadikan harga LPG mahal dan langka.

Safrizal menyebutkan, ada pun sejumlah  langkah strategis penanganan kelangkaan LPG yang dihasilkan dari rapat konsolidasi itu adalah pertama, perlu adanya penambahan kapal LCT/tongkang untuk meningkatkan kapasitas distribusi LPG 3 kilogram saat pasang sungai. Diharapkan segera melakukan simulasi penambahan LCT yang melibatkan Dinas Perhubungan, Pertamina, dan stakeholder terkait.

"Dinas Perhubungan juga akan melakukan koordinasi dengan Kemenhub terkait dukungan subsidi kapal LCT,"kata Safrizal.

Selain itu, kata Pj Gubernur,  perlu juga dilakukan pengawalan truk pengangkut LPG 3 kg dengan dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan, dan melibatkan Polda dan Korem. Mekanisme dan jadwal pengawalan perlu diatur dan dikoordinasikan sehingga efektif dan efisien.

"Ketiga, perlu penyiapan ekskavator di jalan yang rusak, sehingga apabila terjadi kecelakaan tidak menyebabkan antrian panjang dan menghambat distribusi elpiji 3 kg. Ekscavator juga digunakan untuk mendorong truk yang terjebak lumpur di jalan Gubenur Syarkawi,"ujar Safrizal.

Kemudian, sebut Safrizal, mengoptimalkan penggunaan Heli MI-8 untuk dapat digunakan mengangkut elpiji 3 kg dari depo ke tempat pendistribusian sampai dengan 24 Februari 2021.

"Apabila dirasa efektif dan perlu, akan dilakukan koordinasi dengan Kepala BNPB untuk perpanjangan waktu penggunaan helikopter,"kata dia.

Terkahir, agar distribusi lebih tepat sasaran, pihaknya akan mengembangkan Kartu Elektronik bagi masyarakat miskin yang akan membeli LPG 3 kg. Program tersebut akan dikoordinasikan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan dan bisa dikembangkan oleh Pemerintah kabupaten/kota, jelas Safrizal. [•]

Ucapan Selamat Gub Ultah Serambi