Breaking News

Peringatan Hari Pelajar Internasional, Yuk Nonton 4 Film Pendidikan yang Menginspirasi Ini

Peringatan Hari Pelajar Internasional, Yuk Nonton 4 Film Pendidikan yang Menginspirasi IniFoto Ist (exzellenz-institut)

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Hari ini, 17 November 2021 diperingati sebagai Hari Pelajar Internasional. Meskipun tidak menjadi hari libur nasional di Indonesia, peringatan hari ini sangat dalam maknanya.

Hari Pelajar Internasional pertama kali ditetapkan pada 17 November 1941. Ada kisah pilu dalam dunia pendidikan yang menyebabkan tanggal ini diperingati setiap tahunnya. Bahkan Republik Ceko dan Slowakia menjadikan Hari Pelajar Internasional sebagai hari libur di negara mereka.

Awalnya, Hari Pelajar Internasional diadakan untuk menghormati pembunuhan mahasiswa Ceko selama pendudukan Jerman di Cekoslowakia pada tahun 1939.

Berdasarkan sejarah, peristiwa tersebut terjadi saat para ahli Nazi di Cekoslowakia (waktu itu disebut Protektorat Bohemia dan Moravia) menghentikan pameran di Praha yang diadakan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Charles.

Tepat pada 17 November, Nazi menggerebek institusi pendidikan tinggi, mengeksekusi sembilan mahasiswa dan profesor serta mengirim lebih dari 1.200 mahasiswa ke Kamp Konsentrasi Sachsenhausen, hingga menutup setiap perguruan tinggi dan universitas yang ada di Ceko.

Kesembilan mahasiswa yang dieksekusi adalah Jaroslav Klíma, Jan Weinert, Josef Adamec, Jan Černý, Marek Frauwirt, Bedřich Koukala, Václav Šafránek, dan František Skorkovský.
pembantaian terhadap ketiganya akhirnya ditetapkan sebagai Hari Pelajar Internasional guna membantu tanggung jawab untuk mengingat semua pelajar di dunia agar bersuara lebih keras tentang pendidikan dan masalah persatuan pelajar.

Baca Juga: 16 November Diperingati sebagai Hari Toleransi Internasional, Ini Sejarahnya

Saat ini, asosiasi pelajar bernaung di Eropa yaitu The Organizing Bureau of European School Student Unions (OBESSU). OBESSU berupaya meningkatkan kesadaran akan hak dan kebutuhan siswa melalui berbagai kegiatan dalam skala yang lebih luas.

Oleh karenanya, untuk mengenang dan memperingati Hari Pelajar Internasional, berikut empat rekomendasi film tanah air yang menceritakan tentang Pelajar.

1. Laskar Pelangi
Film Laskar Pelangi merupakan sebuah film yang diangkat dari novel best seller karya Andrea Hirata. Film ini menceritakan lika-liku dunia pendidikan, mulai dari siswa kurang mampu, anak-anak desa yang penuh mimppi hingga guru yang tidak mengharapkan imbalan.

Mengambil latar tempat di Belitung, Andrea Hirata menggambarkan kampung halamannya dan perjuangan anak-anak disana agar dapat mengenyam pendidikan. Film ini sangat cocok diambil nilai pendidikannya.

2. 5 Elang
Film ini cocok dijadikan sebagai referensi pendidikan karakter. 5 Elang mengisahkan tentang petualangan 5 orang anak yang mengikuti perkemahan.

Mereka dituntut untuk saling bekerja sama dan menyelesaikan masalah dengan baik. Selain itu film ini mengangkat cerita kegiatan pramuka, terdapat pula 10 pilar dasa darma yang termasuk dalam pendidikan karakter Indonesia. Jadi, menonton bisa sambil belajar juga ya..

Baca Juga: Hari Pahlawan 10 November, Cek di Sini Makna, Tema dan Link Twibbonnya

3. Sepatu Dahlan
Sepatu Dahlan merupakan sebuah cerita perjuangan tokoh utama, Dahlan yang sangat ingin memiliki sepatu dan sepeda.

Dalam film tersebut dikisahkan, semangat Dahlan untuk sekolah sangat tinggi meskipun ada berbagai keterbatasan yang dilaluinya.

kisah ini merupakan cerita dari Menteri BUMN, Dahlan Iskan yang dibukukan menjadi sebuah novel, kemudian diangkat ke layar kaca.

4. Jembatan Pensil
Nilai yang terkandung dalam film Jembatan pensil sangat memovitasi anak-anak di seluruh Indonesia.

Diceritakan anak-anak difabel yang memiliki semangat tinggi untuk sekolah, sehingga setiap anak juga harus semangat dalam kondisi apapun.

Film ini berlatar di Perkampungan Muna, Sulawesi Tengah, di daerah pedalaman. Anak-anak harus berjuang untuk mendapat pendidikan di sebuah sekolah gratis yang dibangun oleh seorang Guru. Cerita berpusat pada Ondeng (Didi Mulya), seorang anak berkebutuhan khusus yang menjalin persahabatan dengan Inal, Nia, Aska, dan Yanti. Ondeng yang memiliki ‘keterbelakangan’ dan Inal yang tuna netra, dalam setiap perjalanan menuju sekolah, mereka harus melewati sebuah jembatan rapuh, ditambah dengan jarak tempuh yang jauh.

Itulah kisah mengenai pendidikan yang dapat ditonton dan dikutip pelajarannya, semoga menginspirasi!.

Editor: