Breaking News

Penyelesaian Rumah Ibadah Aceh Singkil, Kontras Aceh: Harus Ada Celah Hukum Baru

Penyelesaian Rumah Ibadah Aceh Singkil, Kontras Aceh: Harus Ada Celah Hukum BaruFoto: Ist
Koordinator Kontras Aceh Hendra Saputra.

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Aceh berharap Komnas HAM RI dapat menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh dalam menyelesaikan persoalan Rumah ibadah di Aceh Singkil.

"Seharusnya bisa mengandeng FKUB Aceh, dimana secara Qanun aceh FKUB juga berperan untuk menciptakan kerukunan umat beragama di Aceh," ujar Koordinator Kontras Aceh Hendra Saputra saat diminta tanggapannya mengenai upaya mediasi Komnas HAM RI terkait persoalan Rumah ibadah di Aceh Singkil yang digelar hari ini, Senin (14/6/2021). 

Laki-laki yang akrab disapa Lawhan ini menilai upaya mediasi yang dilakukan oleh Komnas HAM cukup baik, namun hendaknya dapat melibatkan pemerintah sebagai pengambil kebijakan atau regulator dalam pelaksanaan kerukunan.

Lawhan memberi pandangan bahwa upaya mediasi dan solusi penanganan persoalan tersebut tidak bisa didorong untuk menggunakan Qanun Aceh Nomor 4 tahun 2016. Menurutnya, para pihak harus menemukan celah hukum baru.

"Kalau menggunakan pendekatan Qanun Aceh sudah bisa dipastikan mediasi akan deadlock, karena selama ini pembangunan rumah ibadah sulit dilakukan karena prasyarat didirikan oleh Qanun sangat sulit untuk didapatkan," demikian tukasnya. []

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh