Breaking News

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Di Masa Pandemi Covid-19

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Di Masa Pandemi Covid-19Foto Ruangberita.co


Oleh: dr. Cut Nadia Rayyani


Virus corona yang telah mewabah sejak Desember 2019 merupakan penyebab munculnya penyakit yang kini dikenal sebagai Corona Virus Disease (Covid)-19. Penyakit ini menyebar cepat dan menimbulkan gejala klinis yang berbeda antar individu bahkan menyebabkan kematian.


Saat ini, penyakit Covid-19 telah menjadi pandemi yang cukup meresahkan masyarakat dunia. Berita tentang penyakit ini pun terus beredar di masyarakat baik melalui media sosial, TV maupun koran. Berbagai upaya dilakukan untuk mengendalikan penyebaran penyakit tersebut. Pemerintah Indonesia menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan memperketat protokol kesehatan.

Berbagai kegiatan yang menyebabkan berkumpul dan berkerumunnya masyarakat dalam jumlah besar dibatasi termasuk, penerapan pembelajaran jarak jauh bagi pelajar dan mahasiswa, work from home (bekerja dari rumah) bagi karyawan, membatasi waktu belanja dan makan di warung serta membatasi kegiatan di rumah ibadah. Hal ini guna untuk pembatasan kontak langsung antar individu yang diharapkan dapat menurunkan angka penyebaran Covid-19.


Kebijakan pemerintah ini mempengaruhi berbagai aspek kehidupan baik ekonomi, sosial, pendidikan, lingkungan, teknologi. Pembatasan terhadap kehidupan sosial yang dialami saat ini menghadirkan berbagai macam respon yang mempengaruhi kenyamanan individu dalam menjalani hidup seperti khawatir, takut, merasa kesepian, merasa asing dengan lingkungan. Kondisi ini membuat seseorang menjadi cemas bahkan dapat menimbulkan stress yang akhirnya berdampak terhadap kesehatan mental masyarakat.


Stress merupakan respon tubuh yang bersifat non-spesifik terhadap tuntutan beban suatu kondisi. Keadaan ini bila tidak tertangani akan mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Kesehatan mental individu yang terganggu dapat dijelaskan berdasarkan indikasi atau penyebab terjadinya stress seperti perubahan pada perasaanya, pikirannya, perilakunya dan kondisi tubuhnya.

Individu akan merasa lebih mudah khawatir, mudah marah, murung, merasa tidak percaya terhadap diri sendiri, sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung, bahkan seseorang dapat mudah letih dan terjadi gangguan pada ritme jantungnya. Karena itu, perubahan pola hidup selama pandemi ini membuat individu harus berpikir dan bertindak cepat mengatasi segala respon yang muncul agar mampu beradaptasi dengan keadaan dan dapat menjalani kehidupan dengan tenang, nyaman dan tak terganggu kesehatan mentalnya.
Promosi kesehatan mental sangatlah penting untuk mengatasi permasalahan yang terjadi selama pandemi ini, terutama bagi yang tidak mampu mengatasi permasalahan yang muncul dan rentan mengalami stress.

Seseorang yang memiliki mental yang sehat akan dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup dan mampu menjalani hubungan positif dengan orang lain. Sebaliknya, orang dengan kesehatan mental terganggu akan mengalami gangguan suasana hati, sulit berpikir jernih dan sulit mengendalikan emosi dan berujung pada berperilaku buruk.


Untuk mengatasi masalah kesehatan mental terutama stress yang berlebih, individu dapat menerapkan mindfullness dalam kehidupan sehai-hari. Mindfullness adalah kesadaran terhadap proses suatu keadaan. Metode hidup yang lebih baik ini dapat diterapkan dengan fokus terhadap kegiatan yang dilakukan, termasuk mengenali pikiran, emosi dan sensasi yang kita rasakan terhadap suatu permasalahan (merasakan sensasi perubahan fisik saat berjalan atau makan, sensasi menghirup napas, dan lain-lain).

Dengan menerapkan mindfullness dalam kehidupan sehari-hari, kita akan lebih sehat dan matang secara emosi, tidak cepat bereaksi terhadap suatu masalah, memiliki pertimbangan yang matang sebelum membuat keputusan. Hal ini dapat memunculkan energi positif dan berdampak baik dalam kehidupan sehari-hari.


Selain mindfullness, upaya lain dalam mengelola stress dan menjaga kesehatan mental dimasa pandemi Covid-19 ini dapat dilakukan dengan aktivitas fisik (berolahraga minimal 15 menit sehari, menyalurkan hobi dan melakukan hal produktif lainnya), mengkonsumsi makanan enak dan bergizi guna memenuhi nutrisi, tetap menjalani interaksi sosial dan berkomunikasi dengan orang-orang terdekat, mencari informasi dengan lebih baik dan bijak, menerapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) pada diri sendiri dan keluarga, bahkan menghubungi tenaga profesional (psikiater atau psikolog) untuk mendapatkan bantuan jika terjadi gangguan pada kesehatan mental anda.


Peningkatan kesadaran masyarakat akan kesehatan tubuh dan kesehatan mentalnya merupakan upaya yang perlu dilakukan agar tetap sehat dimasa pandemi ini dan dapat melakukan aktivias sehari-hari dengan baik dan lebih produktif. Jika terjadi permasalahan pada fisik dan mental, jangan ragu untuk segera mengkonsultasikan masalah tersebut pada dokter, psikiater atau psikolog disekitar anda.


Penulis saat ini aktif sebagai dokter umum di Klinik Peunawa, Aceh Besar.