Breaking News

Pembatalan Haji Tahun 2021 Berimbas pada Daftar Tunggu Calon Jemaah

Pembatalan Haji Tahun 2021 Berimbas pada Daftar Tunggu Calon JemaahFoto: Ilustrasi ibadah haji (Kompas)

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan tidak memberangkatkan jemaah haji tahun 2021. Pembatalan tersebut berimbas pada daftar tunggu calon jemaah haji, termasuk di Aceh.

"Akibat pembatalan haji tahun ini, masa tunggu haji Provinsi Aceh mencapai 30 tahun dengan jumlah jemaah yang masuk dalam daftar tunggu sebanyak 127 ribu orang," Ungkap Arijal, selaku Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Ia mengatakan tahun ini kuota haji Aceh berjumlah 4.187 calon jemaah. Mereka yang seharusnya diberangkatkan tahun ini merupakan calon jemaah haji yang batal berangkat tahun lalu.

Para calon jemaah haji tersebut menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada musim haji 2022 bila telah melunasi dana setoran pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BIPIH).

"Untuk Aceh semua sudah melunasi setoran pelunasan BIPIH sebanyak 4.187 orang, namum ada beberapa orang yang meninggal dan sakit permanen sehingga ada yang mengembalikan dana dan memberikan pelimpahan kepada ahli warisnya," jelasnya.

Hal itu membuat jamaah yang telah melunasi pembayaran akan menjadi prioritas.

"Jadi pemberangkatannya ini jatah untuk 2020 yang sepatutnya juga diberangkatkan tahun 2021. Namun, pemerintah berkomitmen bahwa prioritas tahun depan adalah jamaah yang telah melunasi biaya tersebut," sambungnya.

Ia juga menjelaskan pihaknya memperbolehkan calon jemaah haji mengambil kembali setoran pelunasan BIPIH serta pemerintah menjamin keamanan uang jemaah meski tidak diajukan pengembaliannya.

"Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjelaskan bahwa dana yang disetorkan masyarakat baik setoran awal maupun setoran lunas itu dijamin keamanannya. Bagi jemaah yang ingin meminta kembali nanti melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota diajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan bagi jamaah haji yang menunda pelunasannya ini dibolehkan," Tambahnya

Keputusan pembatalan pemberangkatan ibadah haji itu dituangkan dalam Keputusan Menag No 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi.

"Pemerintah melalui Kementerian Agama menerbitkan keputusan Menag RI Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H 2021 M," Ujar Yaqut Cholil Qoumas, selaku Mentri Agama dalam jumpa pers virtual, Kamis (3/6/2021).

Editor: