Breaking News

PBM Era Pandemi, Guru Sekolah Inklusi Diharapkan Dapat Menyusun Jurnal Perkembangan Anak

PBM Era Pandemi, Guru Sekolah Inklusi Diharapkan Dapat Menyusun Jurnal Perkembangan AnakIlustrasi

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh - Dalam situasi pandemi Covid-19, mekanisme belajar mengajar diubah menjadi sistem daring. Untuk menjaga proses pendidikan terus berlangsung dengan baik, Disdik Aceh menekankan guru sekolah inklusi yang bertugas tetap mengajar, walaupun dengan sistem daring.

"Jangan sampai tidak melakukan daring. Pastikan bapak ibu membuat jurnal buku perkembangan anak. Jadi, setiap anak itu wajib memiliki jurnal buku. Kalau bapak ibu tidak membuat buku jurnal itu, bapak ibu dianggap tidak mengajar," tegas Plt Kabid GTK Disdik Aceh, Muksalmina, saat menutup kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Bagi Guru PKLK Tahun 2021 Bidang Studi Tuna Netra di Hotel Grand Aceh, Senin (21/6/2021).

Meskipun belum membuat surat edaran terkait kebijakan tersebut, Muksalmina memastikan pihaknya bakal menerapkan peraturan itu bagi guru selama masa pandemi.

"Bagi yang menerapkan pembelajaran anak secara online, tidak bertatap muka, tidak berkunjung ke rumah, wajib membuat buku tersebut," tegas mantan aktifis kampus era 99 ini.

Dalam kesempatan itu, dia mengharapkan metode pembelajaran kunjungan siswa ke rumah tidak dilakukan 1 bulan sekali. Pasalnya, guru-guru yang bertugas mengajar dibayar penuh 24 jam.

"Kalau bapak ibu mengunjungi sekali dalam sebulan itu salah. Jika punya anak 1 orang, dalam seminggu disesuaikan, jangan cuma seminggu sekali dan anak cuma 1 orang. Jadi setiap hari bapak ibu harus melakukan pembelajaran online dengan siswanya. Ini mohon dipastikan kembali," tegas dia.[]

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh