Breaking News

Parlemen RI-Tiongkok Upayakan Pertemuan Bilateral Bahas Pemulihan Ekonomi

Parlemen RI-Tiongkok Upayakan Pertemuan Bilateral Bahas Pemulihan Ekonomi

RUANGBERITA.CO I Jakarta - Untuk membahas isu-isu internasional terkait upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, parlemen Indonesia dan parlemen Tiongkok sedang merancang pertemuan kerja sama bilateral. Rencananya pertemuan bilateral tersebut akan diselenggarakan secara virtual pada (7/12/2020) nanti.

Hal tersebut disampaikan Ketua Gerakan Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia dengan Tiongkok Puteri  Anetta Komaruddin usai memimpin rapat koordinasi dengan para direktur dari Kementerian Luar Negeri beserta perwakilan KBRI Indonesia untuk Tiongkok. Menurutnya Tiongkok sebagai negara yang berhasil menangani pandemi harusnya dapat menjadi contoh bagi Indonesia.

“Dan memang saat pandemi Covid-19 ini sebagai negara yang dimana virus ini berasal dan terbukti telah melakukan penanganan yang cukup baik sehingga mereka sudah membuka ekonomi, sudah beraktivitas secara lumayan normal kembali. Banyak hal yang bisa Indonesia pelajari dari Tiongkok itu sendiri,” terangnya.

Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut menambahkan bahwa sektor ekonomi dari Tiongkok sendiri tidak terlalu terdampak Covid-19 ini, sehingga akan banyak ilmu yang bisa didapat oleh parlemen Indonesia dalam rangka mengendalikan Covid-19. Untuk itu ia menuturkan, isu utama yang akan dibahas parlemen Indonesia dan Tiongkok, dititikberatkan pada isu fiskal dan insentif pajak.

“Kita akan mengeksplor lebih lanjut terkait dengan isu-isu fiskal, dan juga insentif pajak yang diberikan oleh kedua negara untuk pengusaha, khususnya pengusaha UMKM. Karena kita tahu di Tiongkok juga banyak sekali pengusaha UMKM-nya. Dan di situ mungkin juga kita bisa belajar dari masing-masing negara mengenai strategi yang belum diimplementasikan di negara kita,” imbuhnya.

Putri berharap pertemuan KSB ini akan dapat menciptakan hubungan resiprokal antara Indonesia dengan Tiongkok. “Karena dengan era globalisasi ini, banyak sekali bisnis dari Tiongkok yang dibuka di Indonesia. Dan kita berharap nanti pengusaha dan juga industri jasa keuangan dan industri-industri yang lainnya bisa mendapatkan akses yang sama ke Tiongkok,” tukasnya. 

Iklan Biro Pengadaan Barang dan Jasa
DPRK Aceh Besar Ucapan Ramadhan
Iklan Badana Pengelola Keuangan Aceh