Breaking News

Para Pemain Sepak Bola Aceh Tamiang Ditikam oleh OTK, Begini Reaksi Bupati Aceh Tamiang

Para Pemain Sepak Bola Aceh Tamiang Ditikam oleh OTK, Begini Reaksi Bupati Aceh Tamiang

RUANGBERITA.CO | Kuala Simpang - Pemain sepak bola Pra Pora Aceh Tamiang diserang oleh orang tak dikenal (OTK) usai menjalani laga lanjutan melawan tuan rumah Langsa, pada Sabtu pagi, (13/11/2021).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun RUANGBERITA.CO, dalam penyerangan tersebut, ternyata dua orang pemain Aceh Tamiang mengalami luka-luka.

Selain, Asyrafi Ambia yang mengalami tusukan di bagian belakang punggung, M Nafis Fajri pun turut menjadi sasaran penyerangan terkena pecahan botol kaca yang membuat tangannya terluka.

Pelaku yang berjumlah lima hingga tujuh orang tersebut secara bergerombolan mendatangi mess pemain Aceh Tamiang dan menyerang dua pemain tersebut.

Menanggapi penyerangan tersebut, Bupati Aceh Tamiang Musril sangat menyayangkan terhadap penyerangan yang dilakukan oleh sejumlah orang tersebut.

"Penyerangan ini bentuk premanisme, sama sekali tidak mencerminkan sportivitas dalam olahraga," katanya.

Lihat juga: Usai Pertandingan, Pemain Sepak Bola Pra Pora Aceh Tamiang Ditikam OTK

Dirinya juga meminta agar seluruh pemain sepak bola Aceh Taming untuk segera pulang meski masih menyisakan satu pertandingan melawan Bireun, sore nanti.

"Selama tidak ada pihak yang mau bertanggungjawab, sebaiknya para pemain pulang saja," kata Musril.

Bupati Aceh Tamiang juga meminta agar kasus penyerangan pemain tersebut harus dilaporkan polisi.

"Saya berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum," ujarnya.

Sementara itu, Kadispora Aceh Tamiang Musrizal juga menyayangkan tindakan penyerangan yang dilakukan terhadap para pemain Aceh Tamiang.

"Ini bukti bahwa panitia terkesan lalai dalam menjaga keselamatan para pemain," ungkapnya.

Menurut Musrizal, seharusnya para panitia segera meningkatkan keamanan terhadap para pemain usai kericuhan yang berlangsung kemarin.

"Tapi itu tidak dilakukan panitia, sehingga membuat dua pemain kami terluka," ujarnya.

Editor: