Breaking News

Ngaku Perwira TNI, Seorang Pria Asal Aceh Tamiang Gasak Laptop Gebetan

Ngaku Perwira TNI, Seorang Pria Asal Aceh Tamiang Gasak Laptop Gebetan

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang pria berinisial IY (25) warga Kabupaten Aceh Tamiang yang berdomisili di Banda Aceh, pada Kamis, 4 November 2021 lalu sekira pukul 18.00 WIB.

Penangkapan tersebut dilakukan lantaran IY diduga telah menggelapkan laptop milik teman wanitannya Pani (21) warga Kota Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan dalam melancarkan aksi penipuannya, IY selama ini mengaku sebagai perwira TNI.

"Awal perkenalan antara korban dengan pelaku melalui Apk Tantan. Kemudian pasca berkenalan, keduanya baru bertemu hanya satu kali saja,” kata AKP M Ryan Citra, Sabtu (6/11/2021).

Lihat juga: Sang Istri Baru Melahirkan, Suami Ini Malah Diam-diam Rudapaksa Adik Iparnya Sendiri

Kata Kasatreskrim, kejadian itu berlangsung pada hari Senin, 1 November 2021 lalu sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu IY menghubungi Pani untuk berjumpa.

"Pelaku juga meminta korban untuk menjemputnya di pintu gerbang Perumahan Perwira Gampong Nesu Jaya, Banda Aceh," katanya.

Usai berjumpa, pelaku sempat mengajak korban berjalan-jalan keliling Banda Aceh menggunakan sepeda motor milik korban.

"Saat hendak pulang, pelaku meminta korban untuk meminjamkan laptop miliknya agar dapat digunakan untuk membuat laporan pekerjaan," katanya.

Saat itu juga, IY mengaku sebagai anggota perwira TNI hingga korban mempercayainya.

"Setibanya di pintu gerbang komplek Ajendam IM, korban menyerahkan laptop miliknya kepada pelaku dengan janji akan dikembalikan keesokan harinya," kata AKP M Ryan Citra.

Namun, keesokan harinya korban mendapati nomor hp pelaku mulai tidak dapat dihubungi, sehingga korban pun merasa dirinya telah ditipu oleh pelaku.

"Korban pun melapor ke polisi karena kehilangan sebuah laptop merk Lenovo warna hitam, type G40," katanya.

Atas laporan itu, kata Kasatreskrim, Tim Rimueng melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku IY hingga berhasil menangkap pelaku di sebuah rumah kos di Gampong Neusu Aceh beserta barang bukti satu unit Laptop merk Lenovo warna hitam.

"Hasil pemeriksaan, IY mengakui semua perbuatannya dengan niat akan menggadaikan kepada orang lain agar memperoleh uang," sebut Kasatreskrim.

Atas perbuatannya, saat ini pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolresta Banda Aceh dan akan dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama empat tahun.

Editor: