Breaking News

Nadiem Lantik Inspektorat Jenderal Kemendikbud

Nadiem Lantik Inspektorat Jenderal Kemendikbud

RUANGBERITA.CO | Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudyaaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim melantik sejumlah pejabat tinggi pratama dalam rangka rotasi jabatan di lingkungan Inspektorat Jenderal (Itjen) dan pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Nadiem optimis para pejabat yang dilantik akan melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.

“Tuhan mengetahui apa yang tampak dan tersembunyi apa yang ada dalam hati Saudara-saudara,” kata Nadiem, Sabtu (27/2/2021).

Nadiem dalam sambutannya pada pelantikan tersebut, Jumat (26/2) secara virtual mengatakan, tantangan besar yang menanti adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik yang beranggotakan birokrat pemerintah yang profesional dan berintegritas tinggi.

Itjen sebagai ujung tombak pengawasan internal Kemendikbud, tidak hanya bertugas memastikan kewajaran laporan keuangan pada setiap kegiatan. Namun juga bertanggungjawab menguji tingkat ekonomi, efisiensi, dan efektivitas pengguaan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi.

“Tentunya, dengan mengembangkan audit berbasis kerja yang efisien dan efektif,” ucapnya.

Ia juga berharao kepada pejabat struktural yang dilantik agar dapat mengoptimalisasikan tugas dan fungsinya demi kemajuan pendidikan. Serta mampu menunjukkan prestasi terbaik dan meningkatkan kinerja guna mendukung Kemendikbud melakukan reformasi birokrasi.

“Selamat berkarya untuk para pejabat fungsional, Saudara sekalian dinyatakan sebagai pegawai profesional untuk menjadi contoh. Pertajam kinerja Saudara dengan kemandirian, kreativitas, dan inovasi,” tutur Nadiem.

Adapun pelantikan pejabat struktural dilakukan oleh Sekretaris Itjen Kemendikbud, Subiyantoro dan Inspektur II, Itjen Kemendikbud dengan penandatanganan sumpah/janji dilaksanakan secara simbolis. 

Salah satu pejabat fungsional yang dilantik pada acara hari ini yaitu Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama pada Biro Sumber Daya Manusia, Nana Ade Suryana menyampaikan keinginannya untuk mewujudkan meritokrasi yang lebih baik di lingkungan Kemendikbud.

“Saya harap, karena kita sudah berbasis kompetensi, maka peran kami sebagai asesor harus lebih optimal agar meritokrasi lebih baik di lingkungan Kemendikbud, dengan fungsi asesor yang mengawal proses tersebut,” ungkapnya.

Bersama ini pula Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda pada Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, An-An Anwar Hikmat berpendapat bahwa jabatan fungsional menjadi peluang bagi pegawai untuk semakin professional dan berprestasi.

“Dengan adanya jabatan fungsional, artinya diberikan tanggungjawab untuk lebih profesional dalam bekerja dan dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk meraih prestasi kerja yang lebih baik,” tutur Anwar.
 

DPRK Aceh Besar Ucapan Ramadhan