Breaking News

Mulai dari Aceh, BPJS Ketenagakerjaan Beralih ke Layanan Syariah

Mulai dari Aceh, BPJS Ketenagakerjaan Beralih ke Layanan SyariahFoto: Ilustrasi

RUANGBERITA.CO | Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan konsep syariah dalam pelayanannya, terkhusus untuk daerah Aceh.

Layanan tersebut diprioritaskan demi menerapkan aturan syariah yang berlaku berdasarkan Qanun Nomor 11 tahun 2018.

BPJS sendiri merupakan salah satu Lembaga Jasa Keuangan non perbankan yang menyelenggarakan program jaminan kesehatan secara nasional.

Saat ini, BPJS telah memiliki 9 kantor cabang yang beroperasi di Provinsi Aceh.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan bahwa pihaknya telah merencanakan hal tersebut melalui Peraturan BPJS Ketenagakerjaan Nomor 2 tahun 2021 tentang Layanan Syariah BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Aceh dan telah ditandatanganinya.

"Sebelum beralih atau terdaftar jadi peserta dalam kepesertaan Syariah, kami akan menyampaikan Akad terlebih dahulu sebagai salah satu syarat mutlak. Layanan ini juga nantinya akan tersedia bagi seluruh peserta pada 2023 mendatang setelah implementasi secara nasional dan bersifat opsional," ucap Anggoro dalam siaran pers, Sabtu (20/11/2021).

Ia menjelaskan bahwa perencanaan tersbeut merupakan bentuk dukungan dari Presiden Joko Widodo sebagao Ketua Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS).

Sehingga, khusus untuk wilayah Aceh, sesuai dengan aturan yang berlaku, seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan akan dialihkan menjadi kepesertaan syariah dan akan segera diterbitkan Akad untuk disepakati bersama antara peserta dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga sedang mempersiapkan segala sesuatu terkait implementasi layanan syariah secara nasional pada 2023 mendatang.

Anggoro menyatakan, layanan syariah merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap konsep syariah di BPJS Ketenagakerjaan. Berdasarkan hasip survei, 77% responden berminat untuk beralih ke layanan syariah.

Meskipun demikian, layanan BPJS Ketenagakerjaan secara syariah ini dapat diperoleh siapa saja tanpa melihat latar belakang agama. Sehingga bagi siapa saja yang ingin mengalihkan BPJS Ketenagakerjaannya, dipersilakan.

Editor: