Breaking News

Iklan DPRK ABES Ucapan Selamat Sekda

Menlu Harapkan Taliban dan Afghanistan Wujudkan Perdamaian

Menlu Harapkan Taliban dan Afghanistan Wujudkan PerdamaianFoto : Vox.com

RUANGBERITA.CO I Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi RI  mengatakan, masih belum ada kemajuan yang berarti antara Taliban, dan pemerintah Afghanistan meski Afghanistan Peace Negotiations telah dilakukan pada September 2020.

"Berbagai upaya fasilitasi telah dilakukan, termasuk oleh negara Quint support Groupdimana Indonesia salah satunya," kata Retno dalam keterangannya, Jumat (4/12/2020).

"Dalam perkembangannya,  kedua pihak telah berhasil menyepakati tahap awal perundingan yaiturules of procedures," tambahnya.

Menurut Retno, tahapan ini penting karena memungkinkan tahapan berikutnya, dimana negosiasi isu substantif dapat dimulai.

Retno menyampaikan pandangan Indonesia yang berharap perdamaian terus terjadi.

"Indonesia menyambut baik kesepakatan yang merupakan langkah penting menuju perdamaian abadi," ujarnya.

"Mendorong kedua pihak untuk terus melakukan interaksi secarakontruktif yang didasarkan pada niat baik dan upaya untuk mencari solusi bersama, agar negosiasi terhadap isu substantif dapat segera dimulai," urainya.

"Menggarisbawahi prinsip Afghan-owned, Afghan-led dan pentingnya proses perdamaian yang inklusif, termasuk peran ulama dan perempuan," tegasnya.

Retno berharap Afghanistan-Taliban dapat segera membahas upaya-upaya mengakhiri kekerasan, antara lain dengan menerapkan jeda kemanusiaan atau humanitarian pause yang diharapkan dapat berlanjut dengan kesepakatan gencatan senjata yang permanen.

Selain mengakhiri penderitaan rakyat Afghanistan, jeda kemanusiaan juga akan memungkinkan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Afghanistan.

"Indonesia akan terus berperan melalui Quint untuk mendukung proses perdamaian ini," ujar  Retno.

"Indonesia juga berkomitmen terhadap upaya-upaya menciptakanperdamaian yang berkelanjutan dengan memberikan dukunganpeningkatan kapasitas maupun dukungan dalam proses pembangunan Afghanistan termasuk pelibatan peran perempuan Afghanistan," tambahnya.