Breaking News

Mantan Kombantan GAM Dikeroyok (Boing) Terkait Kisruh Yayasan Almuslim Peusangan

Mantan Kombantan GAM Dikeroyok (Boing) Terkait Kisruh Yayasan Almuslim Peusangan

RUANGBERITA.CO I Bireuen - Sufri Daud alias Boing, mantan kombatan Gerakan Aceh Merda (GAM), warga Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, pada Kamis, 25 Februari 2021 mengalami insiden pengeroyokan, sekira pukul 15.00 WIB di sebuah Cafee, Matang Geulumpang Dua.

Boing dikeroyok oleh orang-orang yang terlibat dalam Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) hasil Mubes ke IX.  Disebutkan, kelompok pengeroyok, merupakan kubu yang belum memiliki legalitas hukum. Akibat insiden itu, Boing didampingi rekan-rekannya melaporkan ke kejadian pemukulan yang menimpanya ke Polres Bireuen, agar diproses hukum.

Informasi yang berhasil diperoleh berdasarkan dari Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/24/II/YAN.2.5/2021/SPKT/RES Bireuen yang ditandatangani oleh Ajun Inspektur Polisi Satu (AIPTU) Ismam.

20210226-whatsapp-image-2021-02-26-at-12.13.50

Melaporkan tindak pidana, KUHP pasal 170 dengan terlapor atas nama Iskandar CS. Boing selaku korban selepas memberikan keterangan kepada penyidik pada pemeriksaan awal di Mapolres Bireuen kepada awak media menunjukkan bekas luka memar di muka dan pelipis.

"Saya lagi duduk, dikeroyok ramai-ramai. Dipukul di muka, di belakang kepala, saya berusaha menahan pukulan, namun ramai yang meninju tak dapat saya elak," kata Boing menceritakan insiden yang dialaminya. Adapun Informasi yang diperoleh awak media, pada Musrembang Kecamatan Peusangan yang berlangsung di Balai Desa Kantor Camat Peusangan Ketua DPRK Bireuen sempat menyentil Boing di hadapan para Keuchik dan peserta Musrenbang.

Pada acara Musrenbang pun sempat berdiri da. terjadi protes dari sejumlah Keuchik akibat sentilan dan polemik kepengurusan YAP, namun situasi kembali dingin setelah Camat Peusangan, Kepala Bappeda dan Kasatpol PP menenangkan situasi.

Namun, setelah Boing menerima kabar tersebut, ia tak terima atas sentilan Boing tersebut, apalagi dikatakan di depan khalayak ramai, akibatnya dia menemui  Ketua DPRK Bireuen ingin mengklarifikasi hal tersebut dan membicarakan persoalan ini secara kekeluargaan.

Boing pun mengaku sudah lama mengenal orang dimaksud. Boing mengatakan, ada 14 orang yang dia sebutkan namanya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam pemeriksaan awal tadi sore. Namun, sampai berita ini ditayang, media ini belum memperoleh informasi dari pihak terlapor.[]

DPRK Aceh Besar Ucapan Ramadhan