Breaking News

LBH Banda Aceh: Oknum Satpol PP yang Serang Pendemo di Aceh Barat Sudah Dilaporkan ke Polisi

LBH Banda Aceh: Oknum Satpol PP yang Serang Pendemo di Aceh Barat Sudah Dilaporkan ke Polisi

RUANGBERITA.CO | Meulaboh - Sebuah video beredar yang memperlihatkan aksi anarkis salah satu oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), menendang dan memukuli pendemo yang berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat, pada Rabu, 3 November 2021 kemarin.

Dalam video yang beredar, pendemo yang menamakan dirinya Gerakan Perempuan Tolak Kekerasan Seksual Terhadap Anak (GERTAK), berusaha masuk ke dalam kantor tersebut, namun dihalangi petugas kepolisian dan Satpol PP.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan.  Berselang waktu terlihat satu orang oknum Satpol PP mengejar pendemo dan kemudian menendangnya.

Usai menendang, teman-teman oknum Satpol PP dan polisi menarik pelaku, dan oknum tersebut pun berjalan menjauh.

Kemudian, seorang yang merekam video mencoba mendatangi oknum tersebut sambil bertanya “Kenapa sepak dia Bang,” bukan menjawab, oknum Satpol PP tadi malah memukulnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun RUANGBERITA.CO, saat ini para korban yang menerima tendangan dan pemukulan oleh oknum Satpol PP tersebut sudah melaporkannya kepada pihak polisi dengan didampingi LBH Banda Aceh.

Direktur LBH Banda Aceh Syahrul saat dikonfirmasi RUANGBERITA.CO, membenarkan terkait pihaknya yang mendampingi korban pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP di Aceh Barat.

"Benar sudah kita laporkan oknum yang bersangkutan ke Mapolres Aceh Barat," katanya di Banda Aceh, Kamis (4/11/2021).

Dalam peristiwa itu, kata Syahrul, penyerangan yang dilakukan oknum satpol pp tersebut sudah masuk ranah pidana dan sudah sewajarnya korban harus membuat laporan dalam upaya mencari keadilan.

"Seharusnya Satpol PP itu tugasnya hanya mengamankan pendemo untuk menjamin berlangsungnya kebebasan berpendapat, bukan malah menghalangi hingga melakukan kekerasan," katanya.

Syahrul juga berharap agar pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan korban terhadap oknum satpol pp tersebut dengan tegas tanpa diperlambat.

Editor: