Breaking News

Krisis Pangan, Harga sebungkus Kopi di Korea Utara Melambung Tinggi hingga 1,5 Juta

Krisis Pangan, Harga sebungkus Kopi di Korea Utara Melambung Tinggi hingga 1,5 Juta
Presiden korea Utara, Kim Jong-Un.

RUANGBERITA.CO | Jakarta – Presiden korea utara Kim Jong-Un mengakui bahwa negara yang dipimpinnya saat ini sedang mengalami krisis pangan yang dikategorikan parah. Kim juga mengatakan pasokan makanan di Negara itu dalam keadaan “tegang”.

Beberapa harga barang pokok di ibu kota melambung ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, dikutip dari Live Mnt, Senin (21/6/2021).

Sementara barang-barang non-pokok seperti paket kecil teh hitam sudah mulai naik menjadi $ 70 (Rp 1 juta), bahkan paket kopi bisa mencapai lebih dari $ 100 (Rp 1,5 juta) dan satu kilo pisang dapat melonjak menjadi $ 45 (Rp 650 ribu).

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) juga memperkirakan Korea Utara sudah mulai kekurangan sekitar 860 ribu ton makanan atau dari dua bulan pasokan nasional.

Radio Free Asia juga menyatakan beberapa petani di negara itu diminta untuk menyumbangkan 2 liter urin mereka setiap harinya guna membantu memproduksi pupuk.

Terlepas dari situasi yang mengkhawatirkan sekaligus mencekam itu, Pimpinan tertinggi negara tersebut menyarankan perbatasan tetap ditutup.dengan pernyataan negara akan mempertahankan “negara anti- epidemi yang sempurna dibawah kondisi saat ini”.

Korea Utara telah menutup perbatasanya untuk mengurangi laju penyebaran virus corona. Saat ini negara itu bekerja sama dengan china untuk mengisi kekosongan bahan pangan lokal. Akibatnya perdagangannya dengan negara china tersebut anjlok.

Negara ini juga sedang berjuang dibawah sanksi internasional setelah pemberlakuan sanksi dikarenakan program nuklir.

Pada bulan April lalu Kim Jong-Un membuat pengakuan yang sangat langka ia menyerukan tentang kesulitan dan pejabat melakukan “Hardous March” untuk membebaskan rakyat dari kesulitan.

The Hardours March adalah istilah yang digunakan oleh pemerintah Korea Utara untuk kilas balik kejadian yang serupa pada tahun 1994 sampai dengan 1998 yang lalu. []

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh