Breaking News

KPK Tangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah

KPK Tangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin AbdullahFoto : Repuplika. co.id

RUANGBERITA.CO I Jakarta - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Jumat (26/2) malam.

"Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

"(Pihak-pihak yang diamankan) sedang dalam penerbangan," jawabnya secara singkat .

Juru Bicara itu enggan menyampaikan secara spesifik kasus dugaan korupsi yang dilakukan Nurdin. Pun begitu dengan pihak lain yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.

Sementara sumber CNNIndonesia.com lainnya di KPK membenarkan bahwa gubernur Sulawesi Selatan tertangkap dalam OTT tersebut. 

"Informasi lebih lengkap kasusnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan," imbuhnya.

Berdasarkan ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam guna menentukan status hukum Nurdin beserta pihak lain yang diamankan.

"Tim masih bekerja dan perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan semua," pungkas Ali.

Dari informasi yang dihimpun, tim penindakan KPK mengamankan lima orang dan satu koper berisi uang Rp1 miliar rupiah. Saat ini Nurdin sedang dalam perjalanan ke kantor KPK, Jakarta.

Saat ini, Gubernur Sulsel bersama lima orang lainnya yang diamankan KPK sudah tiba di Jakarta dan dibawa ke Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah tampak menggunakan jeans warna biru dengan jaket hitam dan topi biru. Tampak beberapa tim KPK ikut mengawal orang nomor satu di Sulsel itu.

Untuk diketahui, Berdasarkan pengumunan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHPKN) di KPK, Nurdin diketahui memiliki harta senilai Rp51.356.362.656 dengan utang senilai Rp1.250.000.

Dari data yang diakses pada elhkpn.kpk.go.id, Nurdin terakhir kali melaporkan harta kekayaannya tersebut pada tahun 2019 lalu.

Adapun kekayaan yang dimiliki oleh Nurdin adalah, tanah dan bangunan di Kota Makassar, Tangerang Selatan, Bantaeng. Dari catatan LHKPN, tanah dan bangunan yang dimiliki Nurdin didominasi berada di Makassar dan Bantaeng.

Sementara itu, untuk urusan kekayaan berupa alat transportasi dan mesin, Nurdin tercatat hanya melaporkan memiliki mobil Toyota Alphard tahun 2016. Lalu, harta bergerak lainnya senilai Rp271.300.00 dan kas setara kas Rp267.411.628.

Iklan Biro Pengadaan Barang dan Jasa
DPRK Aceh Besar Ucapan Ramadhan
Iklan Badana Pengelola Keuangan Aceh