Breaking News

Konstipasi dan Fenomena Ambeien

Konstipasi dan Fenomena AmbeienKompas.com

Oleh : dr. Habibi Hibatullah

Konstipasi atau sembelit adalah frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya. Umumnya dalam satu minggu, manusia buang air besar setidaknya lebih dari 3 kali. Jika frekuensi buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu, maka seseorang disebut mengalami konstipasi. Akibatnya, tinja menjadi kering dan keras sehingga lebih sulit dikeluarkan dari anus.

Konstipasi sebagai faktor pencetus ambeien

Penyakit ambeien dihubungkan dengan adanya peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah yang berada di anus dan sekitarnya. Terlalu lama mengejan saat buang air besar menjadi penyebab utama terjadinya peningkatan tekanan pada area anus.

Jika konstipasi merupakan gejala dari suatu penyakit, pengobatannya bertujuan untuk mengatasi penyakit yang mendasarinya. Pada umumnya, penanganan konstipasi dimulai dari perubahan pola makan dan gaya hidup, seperti meningkatkan konsumsi air dan makanan berserat, memperbaiki pola makan, dan memperbanyak aktivitas fisik. Jika konstipasi sudah sangat mengganggu, dokter dapat memberikan obat yang dapat melancarkan pencernaan, seperti suplemen serat, dan obat pencahar. Konstipasi yang tidak mendapatkan penanganan dengan baik akan mengakibatkan munculnya penyakit "Ambeien"

Pengertian ambeien sendiri adalah kondisi saat pembuluh darah vena di sekitar anus meradang atau bengkak. Kondisi ini sering disebut hemorrhoid dalam istilah medis

Penyakit ini pun dibagi menjadi dua jenis, yaitu:


1. Internal hemorrhoid. Wasir ini muncul di dalam saluran rektum. Biasanya internal hemorrhoid tidak nyeri, tetapi menyebabkan BAB berdarah.

2. External hemorrhoid. Wasir ini terletak di luar anus dan terasa gatal atau nyeri, terkadang bisa robek dan berdarah.

Pilihan Pengobatan Ambeien

Berbagai langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi Ambeien, antara lain:

1. Menggunakan makanan penambah serat. Makanan penambah serat tersebut antara lain psyllium (Metamucil) atau methylcellulose (Citrucel) yang efektif membantu pengeluaran feses dan mengobati konstipasi

2. Obat ambeien. Obat dalam bentuk krim dan obat supositori juga membantu meredakan gejala-gejala, seperti rasa nyeri dan gatal akibat wasir.

3. Operasi pengangkatan ambeien. Operasi angkat ambeien disebut juga hemoroidektomi dan dinilai cukup efektif. Metode ini mengangkat jaringan berlebih yang menyebabkan perdarahan. Operasi ambeien ini dilakukan dengan bius lokal yang dikombinasikan dengan obat penenang, bius spinal, atau bius umum.

Yuk cegah ambeien dengan memulai gaya hidup sehat.

Penulis bernama lengkap dr. Habibi Hibatullah. Pengurus PKFI (Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia) Wilayah Aceh.