Breaking News

Kendaraan Listrik Buatan Anak Bangsa Segera Bersaing di Pasar Global

Kendaraan Listrik Buatan Anak Bangsa Segera Bersaing di Pasar Global

RUANGBERITA.CO I Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro Agenda pertama Menristek/Kepala BRIN mengunjungi PT Karoseri Anak Bangsa di Kudus, Jawa Tengah dalam rangka meninjau kesiapan produksi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai yang dikembangkan oleh PT Mobil Anak Bangsa (PT MAB), Kamis (26/11/2020).

PT MAB merupakan salah satu perusahaan otomotif nasional yang bergerak dibidang penyediaan kendaraan listrik dan industri pendukungnya yang meliputi manufaktur, distribusi, suku cadang, dan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Sedangkan PT Karoseri Anak Bangsa merupakan anak perusahaan PT MAB.

Dalam rilis Kemenristek/BRIN di Jakarta, Jumat (27/11/2020), menyatakan Pemerintah mendukung pengembangan Kendaraan Listrik Buatan Anak Bangsa Bersaing di Pasar Global. “Tentu ini bagus sekali, kendaraan listrik perlu dikembangkan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang bersifat terbatas dan secara perlahan dapat berpotensi merusak lingkungan,” terang Menristek/Kepala BRIN.

Pemerintah juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT MAB dengan BPPT (Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi), dan beberapa perguruan tinggi yaitu UNS dan ITS, disaksikan Menristek/Kepala BRIN dan Founder PT MAB Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Kerjasama yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri kendaraan listrik nasional di pasar global.

“Saya mendukung penuh upaya berbagai pihak, baik PT MAB, BPPT, UNS, maupun ITS yang bersama-sama menciptakan inovasi transportasi ramah lingkungan berkualitas melalui pengaplikasian baterai listrik yang termasuk Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Harapannya, dengan sinergi triple-helix yang solid, inovasi Indonesia dapat bersaing secara global,” ujar Menteri Bambang.

Baterai untuk kendaraan listrik menjadi salah satu program Prioritas Riset Nasional 2020-2024 yang berada di bawah koordinasi Kemenristek/BRIN. Regulasi terkait juga diterbitkan oleh Pemerintah melalui Perpres No. 55 Tahun 2019 yang membahas tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk mendukung penurunan emisi gas rumah kaca.

“Selain sebagai dukungan untuk energi hijau, keberadaan kendaraan listrik juga dapat mendorong hilirisasi bahan baku baterai di Indonesia untuk kemandirian energi bangsa,” tambah Menteri Bambang.

Ucapan Selamat Gub Ultah Serambi