Breaking News

Kasus Covid-19 Harian Turun di Bawah 200 Orang, Sembuh 139 orang

Kasus Covid-19 Harian Turun di Bawah 200 Orang, Sembuh 139 orang
Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani.

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh—Kasus harian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kembali turun di bawah 200 kasus. Kasus baru terkonfirmasi positif dalam 24 jam terakhir sebanyak 196 orang, pasien infeksi virus corona yang sembuh bertambah 139 orang, dan dua orang dilaporkan meninggal dunia di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Minggu (6/6/2021).

“Alhamdulillah, kasus positif harian mulai turun di bawah 200 kasus,” tuturnya.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, tiga hari sebelumnya, sejak 3 Juni - 5 Juni 2021, kasus konfirmasi harian berturut-turut 214 orang, 209 orang, dan 206 orang. Hari ini kasus baru dilaporkan turun menjadi 196 orang. Kita berharap dan berdoa agar kasus harian terus menurun.

Menurut SAG, harapan tersebut tidak berlebihan apabila semua elemen masyarakat terus berdoa dan juga berikhtiar. Ikhtiar dari Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota meningkatkan testing, tracing, dan treatment. Ikhtiar tokoh-tokoh masyarakat dengan cara mengedukasi pengikutnya untuk mendukung kerja Satgas Covid-19, dan mereka sendiri tentu saja disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Ia menambahkan, masih ada sebagian masyarakat yang terombang-ambing di antara pelbagai informasi di pelbagai media sosial. Tak ayal mereka kesulitan memilih informasi yang benar menyangkut virus corona, Covid-19, dan vaksinasi. Informasi dari Satgas mengalir deras dan informasi dari media sosial seperti facebook, twitter, dan wahatsAPP Group, juga melimpah.

Lapisan masyarakat dalam kebimbangan ini perlu mendapat edukasi dan bimbingan dari tokoh-tokoh yang menjadi panutannya. Para tokoh merupakan lapisan elite dalam masyarakat yang seyogyanya menjadi lantera penerang dan penuntun jalan. Peran tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat strategis dalam strata sosial masyarakat Aceh.

“Setiap tokoh merupakan elite dalam masyarakat, Mereka laksana lantera penerang dan penuntun jalan sehingga masyarakat dapat menetapkan sikap yang tepat dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini,” kata SAG.

Data akumulatif

Selanjutnya SAG mengatakan, bila kita lihat secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per 6 Juni 2021, telah mencapai 16.065 kasus/orang. Rinciannya, para penyintas, yang sudah sembuh dari Covid-19, sebanyak 12.239 orang. Penderita yang sedang dirawat 3.206 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 620 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru sebanyak 196 orang dalam 24 jam terakhir, yang meliputi warga Banda Aceh 45 orang, Aceh Besar 32 orang, Bireuen 27 orang, Pidie 26 orang, Pidie Jaya 17 orang, dan warga Aceh Tengah 11 orang.

Kemudian warga Lhokseumawe delapan orang, Sabang enam orang, Aceh Barat lima orang, Aceh Jaya empat orang, dan warga Aceh Timur tiga orang.

Selanjutnya warga Aceh Selatan, Aceh Utara, Nagan Raya, masing-masing dua orang. Selanjutnya warga Aceh Barat Daya, Aceh Tamiang dan Gayo Lues sama-sama satu orang. Sedangkan tiga orang lagi merupakan warga dari luar daerah.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dilaporkan sudah sembuh bertambah 139 orang, yakni warga Banda Aceh 76 orang, Lhokseumawe sembilan orang, dan warga Langsa delapan orang. Kemudian warga Aceh Tengah dan Aceh Barat Daya sama-sama tujuh orang. Selanjunya warga Aceh Utara enam orang, dan warga Nagan Raya lima orang.

Selanjutnya warga Aceh Timur, Gayo Lues, dan warga Aceh Selatan, masing-masing empat orang. Berikutnya, warga Pidie, Aceh Besar, Aceh Barat, sama-sama dua orang. Lebih lanjut warga Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, dan warga Bireuen, masing-masing satu orang.

“Korban meninggal dunia yang dilaporkan bertambah lagi dua orang,” katanya.

Kedua kasus meninggal dunia tersebut masing-masing satu orang warga Banda Aceh dan warga Aceh Barat.

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 836 orang, meliputi 729 orang selesai isolasi, 28 orang isolasi di rumah sakit, dan 79 orang meninggal dunia. Kasus probable yaitu kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.482 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.196 orang, sedang isolasi di rumah 218 orang, dan 68 orang sedang isolasi di rumah sakit, tutupnya.[]