Breaking News

Jelang Seleksi Pegawai P3K, Disdik Aceh: "Jangan Percaya Calo!"

Jelang Seleksi Pegawai P3K, Disdik Aceh: "Jangan Percaya Calo!"Foto: ruangberita.co
Plt Kabid GTK Dinas Pendidikan Aceh, Muksamina.

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh - Menyongsong seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang digelar Agustus mendatang, Dinas Pendidikan Aceh menghimbau para guru Non ASN yang hendak ikut seleksi untuk tidak percaya pada pihak yang bisa 'mengurus' kelulusan.

"Terkait P3K, tidak calo menyalo. Jika mendapat kabar ada pihak yang bisa mengurus, itu omong kosong, bohong dan tidak mungkin," ujar Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs. Alhudri, MM melalui Plt Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Muksalmina saat menutup kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Bagi Guru PKLK Tahun 2021 di Hotel Grand Aceh, Senin, 21 Juni 2021.

Dihadapan peserta pelatihan, Muksalmina menegaskan tidak ada celah bagi calo untuk menjamin kelulusan seseorang. Pasalnya, sistem seleksi yang berlaku saat ini menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau yang lazim disebut Computer Based Test (CBT).

"Ujiannya menggunakan sistem UNBK. Begitu selesai ujian, hasilnya langsung diumumkan, dan dilanjutkan pada proses selanjutnya, yakni wawancara. Bagaimana calo bisa masuk? Solusinya adalah belajar," beber dia.

Pun demikian, Disdik Aceh tidak berdiam diri. Untuk memberdayakan potensi dan meningkatkan kapasitas guru menghadapi seleksi P3K, Muksalmina menyampaikan akan melakukan Uji Kompetensi Guru (UKG) bagi seluruh guru Non ASN.

"Agar tidak salah dalam belajarnya, maka kami akan melakukan Uji Kompetensi Guru (UKG). UKG ini bukan untuk pembayaran gaji, namun untuk memetakan sejauh mana kompetensi guru yang kita miliki, dan memberikan gambaran materi soal saat ujian P3K nanti," jelas dia.

Ia pun merincikan pelaksanaan UKG akan dilaksanakan dalam 2 tahap, Pre Test dan Post Test. Pada test pertama, pihaknya memberi materi tipe 1 yang hasilnya diharapkan mampu memberikan gambaran sejauh mana mutu guru Non ASN yang mengikuti ajang tersebut.

"Untuk Pre Test ini tidak perlu nyontek, kalau bapak ibu berlaku curang, analisis yang kami lakukan akan salah. Karena hasil UKG tipe 1 ini akan kami gunakan untuk melatih bapak ibu kembali," terangnya.

Berikutnya, dari uji tahap 1, Disdik Aceh akan memilih 300 guru pilihan yang akan ditempa dan digembleng untuk selanjutnya diarahkan untuk melatih guru yang ada di daerah.

"Saat kembali ke daerahnya, guru-guru ini akan buka kelas. Pendaftarnya hanya boleh 35 orang, dan sukarela. Kami akan memberikan konsumsi selama 1 minggu. Disana bapak ibu akan belajar dengan tutor yang telah kami latih. Setelah belajar 1 minggu, kami kasih waktu bapak ibu seminggu lagi belajar secara mandiri. Disini kami akan beri soal yang berdekatan dengan materi ujian P3K. Selanjutnya, ikut UKG tahap 2," papar Muksalmina.

"UKG tahap 2, bapak ibu akan melihat sendiri kemampuan sendiri. Seluruh guru Non PNS kita beri kesempatan untuk ikut. Jadi secara prinsip, UKG merupakan mekanisme untuk mengukur kualitas diri sejauh mana kemampuan kita ikut P3K. Jadi tidak perlu berlaku curang," tambahnya.

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh