Breaking News

Industri Pengolahan Capai Peningkatan Tertinggi Produksi di Aceh pada Kuartal Satu

Industri Pengolahan Capai Peningkatan Tertinggi Produksi di Aceh pada Kuartal Satu
Grafik pertumbuhan ekonomi di Aceh.

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Perekonomian Provinsi Aceh kuartal I tahun 2021 mengalami peningkatan tertinggi dari sisi produksi pertumbuhan year-on-year (yoy) yang dicapai oleh lapangan usaha industri pengolahan yang naik sebanyak 10,37 persen.

Hal itu diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp41,68 triliun atau US$2,94 miliar.

Menurut keterangan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, PDRB tanpa migas adalah Rp40,39 triliun atau US$2,85 miliar pada Rabu (5/5/2021) kemarin. Sedangkan untuk ekonomi provinsi yang memiliki otonomi khusus tersebut dengan migas turun 1,95 persen pada kuartal I/2021 dibanding kuartal I/2020.

Kemudian dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi yoy mencapai 61,66 persen yang merupakan konsumsi pemerintah.

BPS Aceh juga merilis data jumlah angkatan kerja pada Februari 2021 meningkat sebanyak 22.000 orang menjadi 2,549 juta orang bila dibandingkan dengan Agustus tahun lalu. Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga naik sebanyak 0,04 persen. Penduduk yang saat ini tercatat sebagai pekerja berjumlah 2,388 juta orang, meningkat 28.000 orang dari Agustus 2020.

Sedangkan untuk Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Februari 2021 turun 0,29 persen.

“Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Februari 2021 sebesar 6,30 persen, turun 0,29 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2020,” kata Kepala BPS, Ihsanurijal.

Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencapai  2,13 persen. Sedangkan sektor yang mengalami penurunan terbesar sebanyak 1,75 persen yaitu industri pengolahan.

BPS Aceh juga mengungkapkan bahwa 1,394 juta orang (58,35 persen) bekerja pada kegiatan informal, dan pekerja setengah penganggur turun hingga 2,49 persen dan pekerja paruh waktu juga turun sebanyak 0,49 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2020. []

Editor: