Breaking News

Gubernur Apresiasi Penulisan Buku Sejarah Asosiasi Kontraktor Aceh

Gubernur Apresiasi Penulisan Buku Sejarah Asosiasi Kontraktor Aceh
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menerima tim penulis buku Sejarah Asosiasi Kontraktor Aceh (AKA), di ruang kerja Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (8/1/2021). Dalam buku yang sedang digarap ini, Nova Iriansyah menjadi salah satu narasumber kunci.

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh–Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengapresiasi upaya penulisan buku sejarah terbentuknya Asosiasi Kontraktor Aceh (AKA).

Hal tersebut disampaikan Gubernur Nova saat menerima kunjungan pendiri AKA dan tim penulis buku sejarah AKA, di Pendopo Gubernur Aceh, Jumat, (8/1/2021).

“Menulis sangat penting untuk merekam dan merawat jejak peristiwa di masa lalu, seperti sejarah pendirian AKA,” tuturnya.

Buku Sejarah Asosiasi Kontraktor Aceh (AKA) ditulis oleh dua orang penulis muda, Hayatullah dan Irma Hafni Nurdin. Kedatangan tim penulis tersebut untuk menyampaikan daftar pertanyaan kepada Gubernur Nova. Orang nomor satu Aceh itu dijadikan salah satu narasumber materi buku tersebut. Pasalnya ia merupakan salah satu pelaku sejarah yang memiliki peran penting dalam pendirian AKA.

Nova mengatakan, apa yang dilakukan tim penulis tersebut merupakan hal yang inovatif. Sebab, menulis belum menjadi kebiasaan bagi sebagian besar masyarakat kita.

“Karena itu saya menyambut baik adanya inisiasi ini. Saya pikir ketika sejarah AKA mau ditulis, menurut saya itu sangat layak. Ada konten yang perlu kita expose dari perjalanan AKA ini untuk pelajaran ke depan,”kata Nova.

Nova menyebutkan, perjuangan mendirikan AKA harus melalui dinamika dan tantangan yang panjang. Setidaknya pihaknya menghabiskan waktu selama 10 tahun untuk menjadikan AKA sebagai asosiasi yang sah secara undang-undang.

“Kita berhasil menjadikan AKA ini menjadi asosiasi kontraktor yang eksis, legitimasi, dan diakui secara perundang-undangan. Ini bukan pekerjaan yang biasa-biasa saja. Tidak ada di provinsi lain kala itu asosiasi kontraktor di daerah  dan diakui dalam  undang-undang,”jelas Nova.

Dalam kesempatan tersebut, Nova berpesan, agar buku sejarah AKA  ditulis secara objektif, sesuai dengan fakta sejarah. Tidak dilebih-lebihkan maupun dikurangi.

“Saya berharap semua isi tulisannya faktual, ditulis berdasarkan data primer tidak sekunder saja. Faktual itu menjelaskan dan menggambarkan berdasarkan bukti nyata. Baik terhadap case by case-nya maupun terhadap kemanfaatan asosiasi ini,”kata Nova.

Kemudian, Gubernur berharap kehadiran buku tersebut tidak sebatas dokumenter semata. Ia ingin buku tersebut secara populer, menarik,  dan dikemas sesuai selera pembaca saat ini.

Sebelumnya, pendiri Asosiasi Kontraktor Aceh (AKA), Jafaruddin Husin, mengatakan, di usianya yang sudah mencapai 63 tahun, ia ingin mendedikasikan sebuah buku sejarah perjuangan mendirikan AKA 20 tahun silam itu.

Karena itu, ia berharap Gubernur Nova sebagai salah satu pelaku sejarah, juga dapat menyumbangkan narasinya untuk melengkapi cerita perjuangan pendirian AKA.

“Kami ingin bapak memberikan sedikit narasi dari kesan bapak selama mendukung AKA dulu dan kami juga ingin ada kata sambutan mewakili Pemerintah Aceh di dalam buku ini,”ujar Jafaruddin. [•]