Breaking News

DPMPTSP Aceh Gandeng BPS Layani Data Statistik

DPMPTSP Aceh Gandeng BPS Layani Data Statistik
Plt Kepala DPMPTSP Aceh, Marthunis, ST, DEA


RUANGBERITA.CO I Banda Aceh—Investor membutuhkan data-data statistik dalam menganalisis risiko investasi maupun dalam menganalisa potensi profitnya. Karena itu  Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpatu Satu Pintu (DPMPTS) Aceh menggandeng Badan Statistik (BPS) Aceh untuk melayani investor terkait data-data atau informasi statistik investasi Aceh.

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas Kepala DPMPTSP Aceh, Marthunis, ST, DEA usai mendandatangani Nota Kesepahaman antara Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh dengan DPMPTSP Aceh tentang Kerjasama dalam Bidang Statistik dan Penanaman Modal di kantornya, Rabu, 24 Februari 2021.

“Informasi potensi investasi sektoral akan kita perkuat dengan data statistik yang dihasilkan BPS, sehingga investor lebih yakin berinvestasi di Aceh menjanjikan profit yang baik,” tutur Marthunis.

Ia mengatakan, BPS merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang bertangung jawab kepada Presiden dan memiliki tugas di bidang statistik berdasarkan Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Data yang dikumpulkan, diolah, dan dihasilkan BPS menjadikan rujukan, baik bagi pemerintah maupun dunia usaha.

Martunis mengaku acap merujuk pada data-data statistik untuk menyakinkan investor menanamkan modalnya di Aceh,  dalam segala bentuk instrumen investasi. BPS Aceh memiliki data dan informasi lengkap pelbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, pertambangan, perindustrian, perdagangan, transportasi, dan lain-lain.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani bersama Kepala BPS Aceh, Ihsanulrijal, S.Si, M.Si, bermaksud untuk meningkatkan komitmen. Kerjasama, dan sinergi, dalam pertukaran, dan pemanfaatan data atau informasi statistik dan penanaman modal. Kerja sama ini akan  menunjang tugas pokok kedua belah pihak, katanya.

DPMPTSP Aceh akan menyuplai data-data potensi dan data investasi di Aceh yang dapat diproses oleh BPS Aceh untuk menghasilkan informasi tentang potensi dan investasi Aceh berbasis data yang valid dan reliabel. BPS Aceh juga menbutuhkan data dan informasi untuk satu data Indonesia, yang diamanatkan Peraturan Presiden RI Nomor 39 Tahun 2019, jelasnya.

“Kita sepakat nota kesepahaman ini akan menguntungkan kedua pihak dan dapat meningkatkan layanan informasi kepada investor berbasis data yang terpercaya,” tambah Marthunis.

Selanjutnya Marthunis menjelaskan, ruang lingkup kersama BPS Aceh dengan DPMPTSP Aceh meliputi pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi statistik dan penanaman modal, serta kerja sama penelitian dan kajian bersama.

Sementara itu, Kepala BPS Aceh, Ihsanulrijal mengatakan pihaknya siap membantu Pemerintah Aceh sesuai kewenangan, tugas pokok, dan fungsi BPS, sebagai lembaga pemerintah non kementrian di Aceh.

Ikhsanulrijal sepakat dengan Marthunis bahwa kerja sama di bidang data dan informasi potensi dan investasi Aceh akan menguntungkan kedua pihak, dan bahkan semua pihak. Semua pihak membutuhkan data dan informasi berbasis data yang valid dalam pengambilan keputusan, termasuk keputusan di bidang investasi, ujarnya.

Acara penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama pertukaran dan pemanfaatan data atau informasi statistik dan penanaman modal itu dihadiri pejabat kedua belah pihak. Kepala BPS Aceh Ihsanulrijal, S.Si,M.Si, hadir bersama Koordinator Fungsi IPDS, Oriza Satifa, S.Si, M.Si, Koordinator Fungsi NERWILIS, Tasdik Ilhamuddin, S.Si, M.Si, dan Subkoordinator Diseminasi dan Layanan Statistik, M. Alimuddin, SST, MT.

Sementara Plt DPM-PTSP Aceh, Marthunis, ST, DEA didampingi Kepala Bidang Pengolahan data dan Informasi Penanaman Modal, Fauzan Morisa, SE, M.Si, Kabag Pengaduan, Kebijakan, dan Pelaporan Perizinan, Saifullah, M.Kes, Kasie Verifikasi Abdul Ghaffar, S.Pdi, M.Si, Kasie Analisa dan Evaluasi, Cut Aidal Fitriati, SE, dan Kasie Sistem Informasi, Cut Rezki Handayani, SIP, MM []

Iklan Biro Pengadaan Barang dan Jasa
DPRK Aceh Besar Ucapan Ramadhan
Iklan Badana Pengelola Keuangan Aceh