Breaking News

Dilanda Gelombang Protes, Paris Mencekam! Demo Rusuh, Mobil Dibakar

Dilanda Gelombang Protes, Paris Mencekam! Demo Rusuh, Mobil DibakarFoto : CNBC Indonesia

RUANGBERITA.CO I Paris - Prancis telah dilanda gelombang protes jalanan setelah pemerintah memperkenalkan undang-undang keamanan di parlemen yang bertujuan untuk meningkatkan alat pengawasan dan membatasi hak beredarnya gambar petugas polisi di media online.

RUU itu adalah bagian dari upaya Macron untuk lebih ketat pada hukum dan ketertiban menjelang pemilihan umum tahun 2022. Pemerintahnya juga mengatakan bahwa polisi perlu lebih terlindungi dari kebencian online.

Demo berujung anarkis terjadi di negeri itu pada Sabtu (5/12/2020) malam dan menimbulkan kerusakan di sejumlah sisi kota.

Ini menandai kerusuhan akhir pekan kedua berturut-turut di Paris, yang dipicu oleh episode kebrutalan polisi baru-baru ini dan Rancangan Undang-Undang (Ruu) keamanan Presiden Emmanuel Macron. Menurut para demonstran ini akan membatasi kebebasan sipil.

Kota Paris sempat mencekam, massa anarkis melemparkan proyektil ke arah polisi anti huru hara. Mereka juga menghancurkan etalase toko, membakar mobil dan barikade selama demonstrasi di ibu kota.

Demonstrasi juga berlangsung di Marseille, Lyon, Lille, dan kota-kota Prancis lainnya.

Mengutip Reuters, Minggu (6/12/2020) kelompok anarkis tersebut juga menggeledah kantor cabang sebuah bank, melemparkan tumpukan dokumen ke api di luar. Polisi membalas tembakan gas air mata dan berulang kali menuduh kelompok pembuat onar.

Awalnya demo berjalan damai. Pendemo meneriakkan "Prancis, tanah bagi hak-hak polisi" dan "Pencabutan undang-undang keamanan".

Namun kelompok anarkis yang bernama "Black Bloc" mengintervensi. Polisi Paris mengatakan bahwa sekitar 500 orang perusuh telah menyusup ke dalam demonstrasi tersebut, di mana 30 diantaranya telah ditangkap.

Iklan Biro Pengadaan Barang dan Jasa
DPRK Aceh Besar Ucapan Ramadhan
Iklan Badana Pengelola Keuangan Aceh