Breaking News

DEMA UIN Ar-Raniry Sesalkan Pembatalan Ibadah Haji 2021

DEMA UIN Ar-Raniry Sesalkan Pembatalan Ibadah Haji 2021Foto: Ist
Pengurus Kajian dan Aksi (Kajaksi) DEMA UIN Ar-Raniry, Zamzami.

RUANGBERITA I Banda Aceh - Dewan Mahasiswa (DEMA) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyesalkan keputusan Kementrian Agama RI yang membatalkan penyelenggaraan ibadah haji 2021.

"Hal ini menjadi bumerang yang serius bagi pemerintah. Pembatalan yang kedua kalinya ini telah menghilangkan kepercayaan rakyat terhadap negara. Terlepas dari berbagai isu politik yang digaungkan, rakyat benar telah memudar kepercayaan terhadap negara," ujar pengurus Kajian dan Aksi (Kajaksi) DEMA UIN Ar-Raniry, Zamzami kepada Ruangberita, Senin, 7 Juni 2021.

Lebih lanjut dia menuturkan hal tersebut
menjadi indikator kegagalan Kemenag  dalam menjalankan pemerintahan yang tidak belajar dari pelajaran yang telah ada dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji. Menurutnya, kebijakan tersebut telah berdampak pada banyak pihak yang dirugikan atas dibatalkan keberangkatan jamaah haji pada tahun ini.

"Hendaknya Kemenag harus memperjuangkan kuota jamaah haji pada tahun ini, serta  mempertimbangkan kondisi psikologis jamaah haji, terutama yang berusia lanjut, yang mana mereka sudah bertahun-tahun, bahkan ada yang sudah belasan tahun menunggu momen bersejarah tersebut," kata Zamzami.

Terkait hal tersebut, lanjutnya, DEMA UIN-Raniry mendesak pemerintah:
1. Memberi penjelasan serinci-rincinya terkait penyebab kegagalan keberangkatan haji tahun ini.
2. Memperhatikan kondisi para jamaah  haji dan seluruh pihak pihak yang dirugikan.
3. Mencopot Menteri Agama RI, apabila tidak memprioritaskan urusan umat Islam karena negara Indonesia 90 persen adalah bangsa islam.

Seperti yang diketahui, pemerintah Indonesia secara resmi membatalkan penyelenggaran ibadah haji di tahun 2021 ini.

Pembatalan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan jemaah haji di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut dituangkan melalui Keputusan Menag No 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Editor: