Breaking News

Capaian Vaksinasi Lansia Rendah, Ini Tanggapan Darwati

Capaian Vaksinasi Lansia Rendah, Ini Tanggapan DarwatiFoto: Instagram Darwati A Gani
Anggota DPRA, Darwati A Gani

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh - Maraknya pemberitaan dan informasi yang tidak benar terkait efektifitas, definisi, dan tujuan vaksinasi Covid-19 di media sosial menjadi salah satu faktor rendahnya capaian vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Aceh terhadap kelompok masyarakat lanjut usia (Lansia).

"Kondisi ini menyebabkan terbentuknya persepsi yang salah pada masyarakat lansia terkait vaksinasi itu sendiri," jelas Darwati kepada media ini, Jumat, 18 Juni 2021.

Selain kondisi diatas, lanjutnya, penyebab lainnya juga dilatarbelakangi adanya penyakit penyerta yang menyebabkan banyaknya kelompok lansia ini tidak bisa di vaksin.

"Kebanyakan lansia ini kan memiliki penyakit bawaan seperti masalah jantung dan hipertensi. Meskipun sekarang dikatakan tekanan darahnya dibawahnya 180 masih bisa di vaksin, tapi kan masih ada kekhawatiran yang timbul dari orang-orang tua tersebut," jelas perempuan yang akrab disapa Kak Dar ini.

Lebih lanjut Kak Dar menerangkan hingga saat ini pun ada 'orang pintar' yang menyampaikan informasi yang salah, sehingga menyebabkan masyarakat yang awam terhadap persoalan vaksin Covid-19 menjadi percaya.

"Karena yang menyampaikan orang pintar, masyarakat jadi percaya kan," kata politisi PNA ini.

Menurut sejumlah literatur yang ia baca dari para ahli, Kak Dar menyebutkan vaksinasi tidak menjamin seseorang kebal dari virus Covid-19. Namun, tingkat 'keparahan' yang dialami seseorang yang telah di vaksin, sangat berbeda dengan yang belum menerima vaksin.

"Kalau sudah di vaksin, dan yang bersangkutan dinyatakan positif, namun kualitasnya tidak lagi pada gejala yang berat," beber dia.

Untuk meningkatkan rendahnya capaian vaksinasi khususnya sektor Lansia, Darwati berharap pemerintah dapat memaksimalkan sosialisasi guna meluruskan persepsi masyarakat yang telah terbentuk.

"Saya pikir sosialisasi harus ditingkatkan dan dimaksimalkan ya, sehingga masyarakat kelompok lansia ini mendapat informasi yang benar terkait vaksinasi ini," ujar Darwati.

Seperti yang telah diberitakan ruangberita.co sebelumnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Dinkes Aceh, program vaksinasi ini menargetkan 3.785.496 penduduk Aceh. Sebanyak 268.442 telah menjalani vaksinasi pertama, 108.299 telah melakukan vaksinasi kedua.

Sementara itu, untuk kelompok lansia, dari target 435.651, baru 7.192 orang yang menjalani vaksinasi 1 (1,7 %), 2.287 diantaranya telah selesai menjalani vaksinasi ke 2 (0,5 %).

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh