Breaking News

Buat Resah Masyarakat Aceh Atas Unggahan Video TikToknya, Dua Pembuat Video Ini Diamankan Satpol PP dan WH Banda Aceh

Buat Resah Masyarakat Aceh Atas Unggahan Video TikToknya, Dua Pembuat Video Ini Diamankan Satpol PP dan WH Banda Aceh

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Dua orang pembuat video tiktok harus berurusan dengan Satpol PP dan WH Banda Aceh setelah unggahan konten tak sesuai norma syariat islamnya itu viral.

Masing-masing dari mereka adalah A pria asal Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar dan MY wanita asal Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen.

Kasatpol PP dan WH Banda Aceh Ardiansyah mengatakan mereka diamankan lantaran viralnya video tiktoknya yang dinilai telah melanggar Qanun nomor 11 tahun 2002 tentang pelaksanaan syariat islam di bidang aqidah, ibadah dan syiar islam serta qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

"Dua dari mereka diamankan karena membuat konten goyang di Tik Tok yang sudah meresahkan warga Aceh, satu pelaku lainnya sedang ditelusuri" kata Ardiansyah dalam konferensi pers, Kamis, 4 November 2021 kemarin.

Dalam video tiktoknya, mereka membuat video itu di dua tempat berbeda, yakni di Taman Sari dan Pelabuhan Ulee Lheue.

"Mereka juga membuat kontennya di Aceh Besar. Tapi itu tidak masuk ruang lingkup kerja kita," ujarnya.

Kasatpol PP dan WH Banda Aceh menjelaskan sebenarnya tidak melarang bagi siapapun masyarakat Aceh bermain tiktok. Tetapi konten yang diberikan harus dijaga.

"Kontennya itu harus sesuai dengan norma-norma yang ada di Aceh," katanya.

Ardiansyah menilai bahwa apa yang dilakukan oleh kedua tersangka ini sudah diluar batas, semoga dapat menjadi pelajaran dan tidak terulangi kedepannya.

"Kita tidak main-main dengan syariat islam. Kalau terulang lagi tentu kita akan menindak tegas. Ini terus kita lakukan pemantauan dan pembinaan secara melekat," pungkasnya.

Sementara itu, pria berinisial A mengaku membuat dan mengunggah konten tersebut ke media sosial hanya untuk supaya menarik endorsment, dan pekerjaan itu sudah dikerjakannya selama tiga bulan terakhir.

Ia juga mengaku menyesal telah membuat konten yang tidak senonoh itu, dan telah menghapus akun tiktoknya.

"Kepada seluruh warga kota Banda Aceh saya meminta maaf karena konten kami di media sosial," kata A.

Sedangkan MY, aktor perempuan dalam konten video tiktok itu mengatakan ikut-ikutan dalam konten itu hanya untuk sebatas hiburan saja, tak ada maksud lain.

"Kami berjanji tidak akan mengulangi lagi dan tidak akan membuat konten serupa. Kami meminta maaf sebesar-besarnya," pungkas MY.

Editor: