Breaking News

BPKS Siapkan Pemanfaatan Pelabuhan Sabang Untuk Emergency Call

BPKS Siapkan Pemanfaatan Pelabuhan Sabang Untuk Emergency CallFoto: serambinews.com
Kepala BPKS Sabang Iskandar Zulkarnain.

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) saat ini sedang berkoordinasi dan telah membangun komunikasi dengan Pemerintah Aceh, Pemko Sabang, dan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sabang untuk membangun segala infrastruktur penunjang penggunaan pelabuhan Sabang sebagai First Emergency Call-Response Port.

Kepala BPKS Sabang, Iskandar Zulkarnain mengatakan pihaknya akan segera merealisasikan hal tersebut.

"Kita buat rumah sakit, pelabuhan kita baguskan, tenaga medis, dokter, ruang isolasinya. Kita harus bergerak cepat menindaklanjuti hasil pertemuan saat mereka (Kemenko Kemaritiman dan Investasi) berkunjung ke Sabang," ujarnya kepada Ruangberita.co, Rabu (16/6/2021) saat dimintai keterangan terkait tindak lanjut kunjungan Kemenko Marves RI melalui Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Basilio Dias Araujo, pada Jumat, (11/6/2021) lalu.

Iskandar melanjutkan jika ada situasi emergency call, kapal-kapal yang melintasi wilayah Sabang, dapat singgah dan tidak perlu ke Singapore.

"Namanya juga emergency (darurat) kan, pelabuhan yang paling dekat itu Sabang. Jadi Sabang diutilisasi (dimanfaatkan) sebagai pelabuhan emergency call, dan kita siap untuk melakukan apa yang disampaikan oleh Pak Deputi Basilio," tegas Iskandar.

Dia menerangkan para pihak yang dikoordinasikan, Pemko Sabang khususnya, sangat setuju dan saling mendukung serta memiliki semangat yang sama agar rencana ini terlaksana, termasuk KKP, Karantina, Bea Cukai, dan Imigrasi.

"Semuanya telah kita koordinasikan. Akan ada meeting ke dua untuk emergency call ini," ungkapnya.

Ia mengatakan, letak geografis Sabang yang sangat strategis, membuat wilayah paling ujung barat di republik itu, dilintasi oleh puluhan ribu kapal setiap tahunnya. Pihaknya memperkirakan, perairan Sabang dilintasi oleh 50 ribu hingga 70 ribu kapal per tahun.

"Kalau dia sedang melintas Sabang dan ada emergency, kalau dia ke Batam, Singapore, atau ke Belawan, itu butuh waktu. Yang paling dekat ya Sabang," terang Iskandar.

Kepala BPKS Sabang juga menjelaskan potensi yang ada di Pelabuhan Sabang cukup baik, dan bisa dimanfaatkan oleh kapal-kapal berkapasitas 100 ribu ton masuk ke Sabang.

"Sementara ini belum ada rencana, tapi Pak Basilio memberikan sebuah ide, itu kita sambut positif. Kita harus bergerak untuk melaksanakan itu. Mereka dukung dan support rencana itu," tutupnya. []

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh