Breaking News

BNN Aceh Ungkap Penyeludupan 31,4 Kg Sabu Dalam Kemasan Teh Cina

BNN Aceh Ungkap Penyeludupan 31,4 Kg Sabu Dalam Kemasan Teh Cina
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, mengungkap peredaran narkoba golongan I jenis Metamphetamin (sabu) dengan berat 31,4 Kg

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, mengungkap peredaran narkoba golongan I jenis Metamphetamin (sabu) dengan berat 31,4 Kg yang dibungkus dengan kemasan Teh Cina merk CHINES PINWEI.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Heru Pranoto mengatakan pengungkapan berawal dari serangkaian kegiatan intelijen bahwa akan ada pengiriman Narkotika dari Malaysia melalui Laut Krueng Raya ke Lhokseumawe yang dikendalikan oleh jaringan W (30) yang kini berstatus DPO.

“Tim penindakan BNNP Aceh melakukan pendalaman informasi hingga dipastikan bahwa penjemputan narkotika dari Krueng Raya menggunakan kendaraan pick up warna hitam,” kata Heru Pranoto saat dilakukan Konferensi Pers di Loby Kantor BNNP Aceh, Jumat (16/7/2021).

Heru melanjutkan, sekira pukul 22.00 WIB tim mencurigai satu kendaraan mobil Toyota HILUX melintas dari arah Krueng Raya menuju Banda Aceh dengan kecepatan tinggi dan pada bagian bak belakang mengangkut dua karung barang.

“Tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil diberhentikan. Hasil pemeriksaan terhadap barang yang dibawa oleh M (39) warga Dusun Meunasah Aron, Aceh Utara,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti, sabu tersebut rencananya akan diberikan kepada seorang laki-laki yang tidak dikenalnya.

“M (39) ini diperintahkan oleh W (30) menjemput narkotika itu dengan iming-iming ongkos Rp. 10 Juta yang dibayar saat barang tersebut sampai ditangan W (30),” kata Heru.

Ia melanjutkan, barang tersebut nantinya akan diantar ke rumah W (DPO) di Dusun Simpang Kandang, Lhokseumawe sebelum dikirim oleh W (30) ke Jakarta untuk diedarkan.

“Pada 1 Juli 2021 Tim BNNP juga telah melakukan pencarian terhadap W (30) dengan mendatangi rumahnya, namun rumah sudah dalam keadaan kosong,” terang Heru.

“Diduga kuat W (30) telah mengetahui terkait penangkapan terhadap M (39) ini,” tutup Heru.

Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh