Breaking News

Beredar Vaksin Palsu Berisi larutan Garam, Banyak Warga india jadi Korban

Beredar Vaksin Palsu Berisi larutan Garam, Banyak Warga india jadi KorbanIlustrasi

RUANGBERITA.CO | Jakarta – Akhir-akhir ini diinformasikan di negara India beredar vaksin Covid-19 palsu. Saat ini negara tersebut memang sedang berada di gelompang pasang wabah titik paling mematikan.

Kurang lebih 2.500 warga menjadi korban vaksin palsu tersebut. Pihak kepolisian juga mengkonfirmasi bahwa 2.000 warga Mumbai disuntik vaksin menggunakan larutan garam tersebut.

Sebanyak 500 korban berada di Kolkata, banyak diantara mereka menderita penyakit disabilitas.

Kepolisian menyatakan sepuluh orang yang menawarkan vaksin tersebut telah ditahan termasuk dua dokter yang ikut andil dalam hal ini.

Politikus setempat melaporkan kepada pihak kepolisian tentang kejanggalan yang mereka rasakan, pasalnya mereka juga mendapatkan suntik vaksin abal-abal tersebut.

Seorang warga juga menyatakan menerima vaksin palsu itu, ia berharap bisa mendapat vaksin sebelum datangnya gelombang ketiga dari virus mematikan itu.

"yang saya pikirkan adalah bagaimana caranya mendapatkan vaksin sebelum datangnya gelombang ketiga (pandemi virus corona)," kata seorang warga, dilansir BBC, Sabtu (26/6/2021).

Pemerintah negara India memiliki target agar vaksin dapat diterima seluruh penduduknya. Akan tetapi mereka mendapat kendala,dikarenakan kelangkaan pasokan vakein yang masuk kenegara mereka dan keengganan masyarakat tidak mau divaksin.

Saat ini india memiliki dua vaksin Covid-19 buatan mereka sendiri yaitu: Covishield dan Covaxin serta vamsin Rusia, namun memiliki izin pakai dalam jumlah terbatas.

Jajaran pemerintah sedang melakukan beberapa pertimbangan guna memastikan tidak ada kejadian yang tak diinginkan.

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh