Breaking News

Bakar Istrinya Hingga Tewas, Oknum Polisi di Sorong Diamankan

Bakar Istrinya Hingga Tewas, Oknum Polisi di Sorong DiamankanFoto: Ilustrasi

RUANGBERITA.CO | Jakarta - Seorang anggota polisi di Kota Sorong, Papua Barat berinisial IP tega menganiaya dan membakar istrinya hingga meninggal dunia.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan membenarkan hal tersebut.

"Iya memang benar ada kejadian anggota berinisial IP yang membakar istrinya sendiri. Kejadiannya bermula dari penganiayaan yang dilakukan IP terhadap istrinya dan dilanjutkan dengan aksi membakar tubuh istrinya," katanya dilansir Kumparan, Kamis (24/6/2021).

Menurut hasil laporan Rumah Sakit Sele Be Be Solu, korban meninggal dunia akibat luka bakar yang cukup parah disekujur tubuhnya. 

Pelaku mulanya berdalih bahwa sang istri terbakar akibat ledakan kompor. Namun polisi tetap menyelidiki TKP hingga ditemukan bukti kuat adanya penganiayaan terhadap korban.

"Tapi kita tidak percaya begitu saja, makanya saya perintahkan anggota untuk membuat laporan diidentifikasi dan pengecekan langsung di TKP. Ternyata setelah dicek, dia memang sengaja melakukan penganiayaan dan itu memenuhi unsur kesengajaan," sambungnya.

Akibat perbuatannya itu, IP kini harus mendekam di balik jeruji besi. 

Laporan kasus tersebut sudah didaftarkan ke kantor polisi Sorong Kota.
 
"Laporan polisinya sudah ada dan sudah memenuhi unsur pidana. IP saat ini sudah kita tahan di sel tahanan. IP nanti akan dikenakan Kode Etik Profesi Polri (KEPP) dan dipastikan juga akan dipecat dengan tidak hormat (PTDH). Atas perbuatannya, IP diancam pidana di atas dua tahun. Nanti kita lihat lagi kalau unsur pidananya berencana, kita akan lebih beratkan lagi," ujarnya.

Kapolres Ary menyatakan, sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan atas kasus tersebut, maka seluruh biaya pengobatan selama korban BD dirawat di rumah sakit, ditanggung oleh Polres Sorong Kota.

Kasus tersebut mulanya ingin diselesaikan secara kekeluargaan oleh korban, namun karena termasuk tindak pidana, maka harus ditangani secara hukum.
 
"Kasus ini mau ditangani dari suku, tapi bagaimana pun juga ini adalah tindak pidana dan itu merupakan tugas kami, karena yang bersangkutan itu anggota kami. Jadi biarkan kami yang tangani, saya harap masyarakat tidak berspekulasi lain diluar sana. Keluarga besar Polri juga jadi korban karena pelakunya anggota Polri," pungkasnya. []

Editor:
Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh