Breaking News

Bak Akar Benalu, Jadi Orang Kepercayaan, Pelaku Ini Malah Kuras Uang ATM Milik Orang Terdekatnya

Bak Akar Benalu, Jadi Orang Kepercayaan, Pelaku Ini Malah Kuras Uang ATM Milik Orang Terdekatnya

RUANGBERITA.CO | Banda Aceh - Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang pelaku pencurian kartu ATM berinisial RAF (29) pada Senin siang, 1 November 2021 kemarin.

Ternyata, kartu ATM yang dicuri pelaku merupakan milik orang terdekatnya yang selama ini sudah sangat percaya kepada pelaku.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan kasus ini berawal dari korban bernama Zulfitri membuat laporan terkait hilangnya kartu ATM miliknya beserta uang dan surat penting lainnya yang diletakkan dalam tas di rumahnya pada 6 September 2021 lalu.

"Korban sendiri baru mengetahui hilangnya ATM, uang dan surat penting lainnya usai mengambil wudhu untuk melaksanakan shalat Isya," katanya AKP M Ryan Citra kepada RUANGBERITA.CO, Kamis (4/11/2021).

Beberapa hari kemudian, korban mendatangi Bank Aceh Capem Lamnyong untuk melakukan transaksi penarikan, namun setelah dicek ternyata saldo miliknya tersisa Rp 50 ribu.

"Korban pun koordinasi dengan teller, dan teller mengatakan bahwa tabungan milik korban ternyata sudah dilakukan penarikan sebanyak dua kali dalam waktu berbeda," kata AKP M Ryan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan koordinasi dengan pihak Bank Aceh terhadap transaksi gelap yang terjadi pada tabungan korban.

"Kami lakukan koordinasi dengan Bank Aceh Capem Lamnyong, ternyata ditemukan fakta penarikan sebanyak dua kali di dua galeri ATM berbeda yakni ATM Bank Aceh di Dhapu Kupi dan ATM Bank Aceh Cabang Batoh," katanya.

"Uang yang hilang keseluruhan senilai Rp 2,6 juta dan ini murni sebuah kejahatan," imbuh Kasatreskrim.

Berdasarkan bukti-bukti rekaman CCTV di dalam ATM, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku di Jalan Cut Meutia.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui semua perbuatan yang telah dilakukannya dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Pelaku kini diamankan di Polresta Banda Aceh dan dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara, diketahui RAF selama ini merupakan orang kepercayaan korban Zulfitri, dimana setiap transaksi ke bank, korban mempercayai kepada pelaku karena kondisi korban sendiri dalam keadaan lumpuh," ujar Kasatreskrim.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh mengingatkan kepada seluruh warga, walaupun kita memiliki orang kepercayaan, jangan sampai PIN kartu ATM diberitahukan.

"Namun jika orang lain sudah mengetahui, sesekali untuk mengantikan kode PIN guna menghindari kejadian seperti ini," pungkasnya.

Editor: