Breaking News

APPSI Sesalkan Pernyataan Mahasiswa Terkait Pencopotan Kakanwil Kemenag Aceh

APPSI Sesalkan Pernyataan Mahasiswa Terkait Pencopotan Kakanwil Kemenag Aceh
Kantor Wilayah Kemenag RI Provinsi Aceh.

RUANGBERITA.CO I Banda Aceh--Asosiasi Pemuda Pengawal Syari'at Islam (APPSI)  sangat menyesalkan pernyataan Koordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Syariah (AMPS), Mirza Sultan Farza (MSF) yang meminta agar jabatan Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal, MA dicopot. Seharusnya MSF sebagai seorang mahasiswa seharusnya dalam melakukan kritik dan saran dapat dilakukan secara profesional dan tidak tendensius.

" MSF yang mengaku sebagai koordinator AMPS melalui media online menyampaikan tuduhan yangtidak ada alas dasar, apalagi menuduh tidak bisa mengawasi anak buahnya dan banyak pencitraan yang dialamatkan kepada Kakanwil Kemenag Aceh," kata Anwar Ahmad selaku Koordinator APPSI dalam releasnya kepada media ini, Senin, (18/7/2021).

Anwar Ahmad mengatakan, seharusnya sebagai seorang intelektual, MSF dalam melihat kesalahan salah seorang oknum atau bawahan dalam sebuah jajaran tidak serta merta memvonis kesalahan pimpinan dalam hal ini Kakanwil Kemenag Aceh.

"Apa yang disampaikan MSF dalam media online sangat tendensius dan mengada-ada, seperti sangat terkesan pesanan, bila ada pihak yang tidak senang baiknya disampaikan secara baik dan tepat terhadap kepemimpinan kepala saat ini, menyeuna tikus dalam rumoh, keun rumoh ta teut, tapi tikus nyan dibasmi, " lanjutnya.

Lebih lanjut, Anwar Ahmad, MSF dalam pernyataannya di media online menilai Iqbal juga kerab melakukan blunder dalam menterjemahkan kebijakan menteri. Seperti mengangkangi surat menteri untuk tidak melakukan mutasi dalam masa waktu tertentu. Lain lagi dengan pemberitaan di media yang cenderung menyajikan informasi blunder.

"Tentunya melihat pernyataan tersebut sosok MSF yang terlihat menyampaikan informasi tanpa tabayun dan berbau hoaks terkait persoalan yang terjadi di kalangan Kementerian Agama yang dipimpin Dr. Iqbal Muhammad, MA tersebut," sambungnya.

Anwar Ahmad melanjutkan, merespon fenomena tersebut, ia menduga ada pihak lain yang bermain di belakang pernyataan koordinator AMPS. Hal tersebut, menurut dia, terlihat dari kapasitas MSF sebagai seorang mahasiswa serta tidak punya kaitan dengan Kanwil Kemenag Aceh.

"Pernyataan MSF itu terkesan juga sebagai upaya pembunuhan karakter terhadap kepemimpinan, kita berharap dugaan ini tidak benar," tegasnya.

Terakhir koordinator APPSI meminta kepada masyarakat terutama mahasiswa sebagai intelektual dalam menyampaikan kritik dan sarannya hendaknya disampaikan dengan proporsional dan beretika.

"Kewajiban mahasiswa juga masyarakatkita apabila melihat fenomena kemungkaran atau perkara yang dianggap menyimpang, sebelum melakukan kritik hendaknya tidak lupa bertabayun," tutupnya. [•]

Iklan Idul Adha Bupati Abes
Iklan Idul Adha Gub Aceh